Padi merupakan sebuah tanaman yang yang sangat mempengaruhi peradaban. Selama ini, kita sering melihat sawah-sawah yang terbentang luas dan ditumbuhi oleh tanaman padi ini. Padi juga merupakan salah satu sumber karbohidrat terbesar bagi penduduk dunia. Padi juga tersebar di berbagai negara, dengan tingkat pertumbuhan yang sangat signifikan. Saat padi sedang mekar, sawah menjadi sangat indah untuk dipandang, warna kehijauan yang terbentang luas membuat mata terpana. Setelah padi panen dan diolah akan menjadi Beras yang dapat kita konsumsi sehari-hari. Padi memiliki ciri khas tersendiri. Berakar serabut, daun yang berbentuk lanset, dan mempunyai batang yang pendek.
Setelah Padi nantinya di panen, maka gabah tersebut akan dipisahkan dari jerami padi, caranya ada dua. Dengan cara tradisional dipukul-pukul agar terpisah antara gabah dan jerami atau dengan bantuan mesin yang sudah modern. Setelah semua selesai dilakukan, maka gabah tersebut akan dijemur hingga kering. Setelah dijemur, maka gabah tersebut digiling atau ditumbuk sehingga menghasilkan beras yang terpisah dari gabah. Beras dapat dikukus atau dimasak menjadi nasi yang nantinya dapat dimakan. Selain untuk makanan, beras juga dapat diolah menjadi obat-obatan seperti jamu (beras kencur) atau sebagai pendingin dibagian pegal (param). Beras juga dapat diolah menjadi makanan yang lain seperti lontong, ketupat dan juga lemang. Ketiga cara tersebut dilakukan dengan cara di kukus dengan daun pisang dan dibakar dengan menggunakan bambu.
Berdasarkan Wikipedia, pada tahun 2011, China menjadi salah satu negara dengan tingkat produksi padi terbesar di dunia dan diikuti oleh India dan Indonesia. Tingkat produksi ini menandakan bahwa, padi merupakan komoditi ekspor yang sangat dibutuhkan oleh semua kalangan. Tanaman padi sangat mudah ditemukan, di daerah pedesaan pasti sering kita jumpai sawah-sawah padi ini, di Aceh sendiri khususnya, padi dapat kita jumpai dikiri dan kanan jalan nasional, dengan tingkat dan luasnya lahan sawah ini. Untuk produksi padi ini mendapat peringkat ketiga setelah gandum dan jagung. Padi juga merupakan salah satu tanaman yang dapat membuahi dirinya sendiri, dengan bantuan serbuk sari hingga membuahi sel-sel telurnya.
Hubungannya dengan Steemit
Dari penjelasan padi diatas untuk kesehatan dan kebutuhan pangan, juga berhubungan dengan platform yang sedang banyak digandrungi oleh banyak orang saat ini. Tanaman padi dapat kita ibaratkan seperti akun yang sedang kita kelola dengan menanamkan sejumlah isi dan membuahi setiap potongan-potongannya. Batang padi kita ibaratkan seperti tiang yang kokoh yang dinamakan komunitas dan akan menjadi beras saat menuai hasil dari usaha dan hasil yang didapat.
Padi juga ada yang bagus dan ada juga yang busuk, namun seyogyanya padi yang busuk itu dapat tumbuh kembali segar dengan banyaknya serbuk sari yang ditebar sehingga pembuahan kepada selnya akan terjadi kembali. Semuanya butuh proses agar tahapan-tahapan dari apa yang diusahakan akan mendapatkan hasil yang optimal.
Dengan kata lain, platform Steemit memang memberikan reward berupa pundi-pundi koin yang akhirnya dapat kita jadikan uang, namun uang bukan merupakan satu-satunya komoditi pokok dalam Steemit, namun apa yang menjadi satu kekuatan ?. Komunitas. Bersatu bersama dengan yang lain agar mendapatkan kebahagiaan bersama bukan sebagian orang saja.
Silaturrahmi juga penting, jangan hanya mengelilingi satu lingkaran saja. Bukalah jalan kepada semua orang, agar orang itu nantinya akan membuka jalan yang lain dan sudah pasti akan tertuju kepada yang di awal. Semua pasti bisa dengan berusaha dan terus mendorong diri sendiri agar lebih maju. Tak perlu juga kita meminta-minta apa yang sudah kita lakukan, semua itu punya proses yang alami dan semua punya rejekinya masing-masing.
Janganlah Anda mengejar uang, buatlah uang yang menghampiri Anda (Risman A Rachman - CEO of AcehTrend)
Ada Padi Segala Menjadi, Sudah Pasti Ayam Bertelur di Padi
Seperti peribahasa yang sering kita dengar,
Makin Merunduk Makin Berisi
Regards,
Kemal13 - KSI Chapter Banda Aceh