Hi teman steemian apa kabarnya di hari libur nasional ini, mudah-mudahan dalam keadaan sehat semuanya ya
Pada hari ini penulis akan membuat karya tulis yang bercerita temanya "Peranan Pemuda Pemudi Penggerak Pembangunan"
Alkisah pada suatu Desa Alibaba yang sangat subur tanahnya, namun banyak warga desa yang menganggur. Dahulu banyak warga desa terutama para pemudanya pergi ke kota-kota besar untuk mencari pekerjaan. Mereka tidak mau meneruskan pekerjaan orang tuanya sebagai petani karena itu mereka mencoba mengadu nasib ke kota-kota besar. Akan tetapi tidak lama kemudian mereka kembali lagi ke desa karena di kota mereka tidak mendapatkan pekerjaan. Pada mulanya mereka tidak menyadari bahwa yang mencari pekerjaan di kota besar tidak hanya mereka sendiri.
Mereka harus bersaing keras dengan para pencari kerja yang lain. Lagi pula mereka pergi tanpa membekali diri dengan keterampilan, akibatnya mereka harus kembali ke desa dengan kegagalan
Aladin ketua Karang Taruna desa Alibaba sangat prihatin melihat keadaan pemuda-pemuda di desanya. Melihat keadaan yang memprihatinkan ini, dia bertekad untuk mengubah desanya menjadi desa yang produktif. Untuk mencapai tujuan ini Aladin mengajak teman-temannya yang bergabung dalam Karang Taruna untuk menciptakan lapangan kerja. Cara yang di tempuh adalah mengajak pemuda aktif membahas dalam Musyawarah Desa agar usulan mereka di tampung ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa atau disingkat dengan nama RPJMDes kemudian di dalam Musyawarah Desa yang di hadiri oleh pemerintahan desa dan masyarakat desa Alibaba membahasnya dan kemudian mereka setuju agar usulan pemuda tersebut dijadikan prioritas untuk di danai pada tahun berjalan sehingga usulannya dinaikkan ke dalam Rencana Kerja Pembangunan Desa atau disingkat dengan nama RKPDes yang nantinya akan di akomodir ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa atau disingkat dengan nama APBDes
Persiapan pun segera di mulai Aladin dibantu teman-temannya mulai mengumpulkan modal, banyak pemuda yang berminat menjadi anggota dengan demikian modal yang terkumpul pun cukup banyak, di samping tambahan dari modal desa yang bersumber dari dana desanya dengan modal tersebut mereka membuka bengkel kendaraan dan bengkel las. Para pemuda yang memiliki keahlian dalam bidang mesin dapat menyalurkan bakatnya pada bengkel kendaraan dan para pemuda yang memiliki kemampuan keterampilan mengelas bergabung ke bengkel las. Kedua Bengkel Karang Taruna Desa Alibaba semakin hari semakin maju dan berkembang. Sebagian hasil keuntungan bengkel tersebut ditabung. Setelah uang terkumpul mereka membuka unit usaha lainnya yaitu usaha konfeksi yang diberi nama "Konfeksi Desa Alibaba" tidak hanya para pemuda yang menyumbangkan tenaganya tetapi para pemudi nya pun ikut aktif mengembangkan usaha ini
Selain membuka usaha bengkel dan konfeksi, Karang Taruna Desa Alibaba juga mempunyai usaha dalam bidang peternakan dan kerajinan pembuatan cincin sumur, kerajinan tempah kaca jendela, kaca pintu. Desa Alibaba kini menjadi desa yang produktif, tidak ada satu pun warga desa yang menganggur. Para orang tua tetap bekerja sebagai petani sedang pemuda-pemudinya berwiraswasta
Pemuda desa Alibaba telah membantu pemerintah, sekarang para pemuda desa Alibaba ikut mengajak dan menganjurkan agar para pemuda jangan hanya mau mencari pekerjaan di kantor-kantor tetapi sebaiknya menciptakan lapangan kerja sendiri. Dengan membuka lapangan kerja berarti para pemuda telah membantu pemerintah menanggulangi pengganguran, dengan teratasi nya pengganguran berarti pembangunan untuk menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera akan segera terwujud. Semua unit usaha yang telah berjalan ini selanjutnya di kelola dengan baik di bawah Badan Usaha Milik Desa yang diberi nama "BUMDes Karang Taruna Desa Alibaba"
Mengingat dan menjadi bahan renungan bagi kita pemuda-pemudi bahwa sejak zaman dahulu di Indonesia bermunculan perkumpulan pemuda, perkumpulan pemuda itu masih bersemangat kedaerahan. Tiap-tiap daerah mempunyai perkumpulan sendiri. Anggotanya terbatas pada pemuda dari daerah tempat perkumpulan itu berdiri misalnya pemuda aceh, pemuda batak, pemuda jawa, pemuda sulawesi, pemuda minang, pemuda ambon. Walaupun bersemangat kedaerahan berbagai perkumpulan itu mempunyai tujuan sama yaitu berjuang melawan penjajah dan sekarang ini di setiap desa sudah ada perkumpulan pemuda yang disebut dengan nama Karang Taruna. Berdasarkan semangat dan ikrar sumpah pemuda yang berbunyi :
Pertama : Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia
Kedua : Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa satu bangsa Indonesia
Ketiga : Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia
Tiap pemuda dari mana pun asalnya sadar bahwa mereka adalah bangsa Indonesia yang bertanah air Indonesia dan berkewajiban menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia. Ikrar sumpah pemuda menunjukkan betapa besar peranan pemuda Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan
Demikanlah cerita singkat untuk membangkitkan motivasi semangat para pemuda pemudi dalam pembangunan desanya, jika ada penulisan yang keliru maka penulis memohon maaf dan harapan penulis kepada teman steemian dimana pun berada untuk sudilah kiranya memberikan dukungan pada penulisan ini dengan memberikan komentar saran dan vote beserta resteem nya.
Salam
Hi steemian friend what is the news in this national holiday, hopefully in good health everything yes
On this day the authors will make a paper that tells the theme "The Role of Youth Youth Drivers Development"
Once upon a village Alibaba is very fertile land, but many villagers are unemployed. In the past many villagers, especially the youths, went to the big cities to find work. They do not want to continue the work of their parents as farmers therefore they try to try their fortune to big cities. However, not long afterwards they returned to the village because in the city they did not get a job. At first they did not realize that those looking for a job in a big city were not just themselves.
They have to compete hard with other job seekers. After all they left without equipping themselves with skills, consequently they had to return to the village with failure
Aladin chairman of Karang Taruna Alibaba village is very concerned about the situation of the youths in his village. Seeing this alarming situation, he is determined to turn his village into a productive village. To achieve this goal Aladin invites his friends who join in Karang Taruna to create jobs. The way in which is to invite the youth actively discuss in the Village Deliberations for their proposals are accommodated into the Medium Term Development Plan Village or abbreviated with the name RPJMDes then in the Village Deliberations attended by the village government and village community Alibaba discuss it and then they agree that the youth proposal is a priority to be funded in the current year so that the proposal is raised into the Village Development Work Plan or abbreviated as RKPDes which will be accommodated into the Village Revenue and Expenditure Budget or abbreviated as APBDes
Preparation was started immediately Aladin assisted his friends began to raise capital, many young people who are interested in becoming a member with so much capital collected, in addition to the additional capital of the village that comes from the village funds with the capital they open a vehicle workshop and welding workshop . The youth who have expertise in the field of machinery can channel his talents on the vehicle workshop and the youth who have the skills of welding skills join to the welding workshop. The two workshops Karang Taruna Alibaba Village increasingly progress and develop. Some of the profits from the workshop are saved. After the money collected they opened another business unit that is a confectionary business called "Konfeksi Desa Alibaba" not only the youth who donated their energy but the women also actively participate in developing this business
In addition to opening the workshop and confection, Karang Taruna Alibaba village also has businesses in the field of farms and crafts making the ring wells, glass window craft, glass door. Alibaba village is now a productive village, none of the villagers are unemployed. The parents continue to work as farmers while the youths are self-employed
The youth of the Alibaba village has been helping the government, now the youth of the Alibaba village have come to invite and advocate that youths should not only seek employment in the offices but should create their own jobs. By opening up employment means that the youth have helped the government to overcome unemployment, with its unemployment means that development to create a just and prosperous society will soon be realized. All business units that have been running is then further managed well under the Village Owned Enterprises named "BUMDes Karang Taruna Alibaba Village"
Remembering and becoming a reflection for us young people that since ancient times in Indonesia sprung youth association, youth association is still vibrant regionalism. Each region has its own association. Members are limited to youth from the area where the association stands for example aceh youth, batak youth, youth jawa, youth sulawesi, youth minang, youth ambon. Despite the vibrant regionalism of various associations that have the same goal that is fighting against invaders and now in every village there is a youth association called by the name of Karang Taruna. Based on the spirit and pledge of the youth oath which reads:
First: We Indonesian sons and daughters confess one blood, the land of Indonesia
Second: We Indonesian sons and daughters claim to be nation of one nation of Indonesia
Third: We Indonesian sons and daughters uphold the language of Indonesian unity
Every youth from wherever they come from is aware that they are the Indonesian nation of Indonesian water land and are obliged to uphold the language of Indonesian unity. The pledge of youth oath shows how great the role of Indonesian youth in fighting for independence
Let's brief story to motivate the spirit of young men in the development of their village, if any writing is wrong then the writer apologize and hope the author to steemian friends wherever located to be please provide support on this writing by giving comments suggestions and votes along with his resteem.
Regards