Yang kamu baca, itu vitamin apa "daging busuk"?
Halo hiver,
Informasi yang kita terima, baik berupa teks maupun video audio sangat mempengaruhi kehidupan seseorang. Apalagi di jaman yang serba digital ini, sebuah catatan kecil milik seseorang dapat dengan sangat cepat menyebar ke seluruh pelosok dunia.

Sayangnya, kabar yang kita terima tidak selamanya valid. Masih banyak sampah informasi yang mengakibatkan kesalahan cara pandang kita terhadap seseorang atau terhadap sesuatu hal.
Sumber bacaan boleh dibilang tumpah ruah, simpang siur namun belum tertata dengan rapi seperti perpustakaan offline.

Adalah tugas kita sebagai generasi yang sedang memegang tampuk "sampah online", untuk segera merapikan dan mengatur informasi apa saja yang bagus dan baik serta layak untuk dikonsumsi.
Contoh saja apabila kita ingin mencari sebuah bacaan tentang "bagaimana cara menjadi sukses", maka akan kita temui ribuan bahkan jutaan informasi.
Boleh jadi, satu sumber itu berbeda dengan sumber lain dan berlawanan. 🙃
Benar-benar gawat, bahkan informasi yang tidak relevan kok ada di halaman teratas apabila kita cari di situs pencarian seperti di google. 🤪
Saya kira, setiap kita memikul tugasnya masing-masing. Buatlah semacam "bookmark pribadi" atau kita namakan klipping online disertai catatan kecil dari kita. Diharapkan dengan bookmark tersebut dapat kita bagikan dan wariskan kepada generasi setelah kita.
Teknologi blockchain belum ada yang menangani proses validasi terkait bookmark pribadi, atau mungkin saya yang belum menemukannya.

Iya, setelah kita tandai (bookmark) proses selanjutnya adalah validasi dari beberapa teman atau orang lain. Pun validator(orang yang mensortir) harus jelas. Dengan tujuan supaya informasi yang dikumpulkan benar-benar valid dan kredibel.
Kesimpulan: tidak semua informasi yang bertebaran di online layak kita konsumsi, harus ada proses validasi dari kita untuk generasi selanjutnya.
Model Foto : Dokumen Pribadi
Sekian semoga bermanfaat.