Tidak hanya bitcoin, nama ethereum juga mulai melambung bersamaan dengan diterimanya teknologi blockchain. Banyak orang yang penasaran, sebenarnya seperti apa sih ethereum ini. Benarkah platfrom yang berbasis teknologi blockchain ini tidak jauh berbeda dengan bitcoin yang sudah lebih dulu muncul?
Apa Sih Ethereum Itu?
Penemu ethereum, Vitalik Buterin, mengatakan bahwa ia mendapat insipirasi untuk menamai platform ini ethereum setelah browsing di Wikipedia tentang fiksi ilmiah dan menemukan kata “ether”. Vitalik Buterin sendiri merupakan seorang programer di Bitcoin Magazine. Ia memiliki ide untuk menambahkan bahasa skrip kepada aplikasi bitcoin, tetapi idenya ini ditolak, sehingga ia pun memutuskan untuk mengembangkannya menjadi platform tersendiri.
Ethereum diluncurkan pada 2014 oleh sebuah perusahaan asal Swiss bernama Ethereum Switzerland GmbH, yang kemudian membentuk lembaga nonprofit yang dinamakan Ethereum Foundation. Sama halnya dengan bitcoin, ethereum juga bersifat open source, publik, dan terdesentralisasi serta berbasis teknologi blockchain. Cryptocurrency dari platform ethereum ini dinamai ether dan bisa diperoleh dengan cara ditambang.
Bedanya dengan Bitcoin
Sekilas, sepertinya ethereum dan bitcoin tidak memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Tetapi sebenarnya keduanya memiliki perbedaan yang sangat besar, yaitu perbedaan tujuan. Bitcoin memiliki tujuan untuk menjadi mata uang global, sedangkan ethereum bertujuan untuk menjadi platform untuk smart contracts.
Maksud dari menjadi platform untuk smart contract adalah mempermudah proses dalam sistem komputer, sistem hukum, dan lain-lain. Misalnya untuk penyimpanan berbagai dokumen penting seperti identitas, surat tanah, surat kepemilikan properti, dan lain-lain. Sehingga kita tidak perlu melakukan proses administrasi yang ribet ketika suatu saat kita perlu melakukan pemindahan kepemilikan.
Selain tujuan, juga terdapat perbedaan-perbedaan lainnya. Seperti yang kita tahu jumlah bitcoin dibatasi hanya sebanyak 21 juta dan bisa diperoleh dengan mining. Tetapi, lain halnya dengan bitcoin, jumlah ethereum ini tidak dibatasi. Selain itu, ethereum juga lebih cepat dalam hal penciptaan blok, yaitu hanya memerlukan 12 detik untuk menciptakan blok, berbeda dengan bitcoin yang membutuhkan sekitar 10 menit untuk menciptakan satu blok.
Nah, itulah sekilas informasi tentang ethereum, teknologi blockchain selain bitcoin yang perlu kamu ketahui. Bagaimana menurut kamu? Sepertinya teknologi blockchain benar-benar akan membawa perubahan besar dalam berbagai bidang kehidupan ya.