Catatan Hujan
Beralun lembut menyusuri celah dedaunan, sejuk mulai berbual dengan tamaknya, perlahan namun pasti.
Beberapa tetesan mulai berjatuhan, mereka hinggap seperti semut menemukan gula, begitu jua dengan hujan yang menemukan bumi, semua untuk kehidupan.
hujan kali ini masih menyisakan bekas di antara bebatuan, sebuah kenang dan pilu masih merajut kasih, biarlah tangkai yang layu itu kembali tumbuh dan merangkai bunga sebagai tanda cinta.
Maksal Mina.
Banda Aceh, 18 Maret 2018
.