Lombok-Bali earthquake is a very special condition that we all need to pay attention. Two weeks before the 7-magnitude eartquake, almost everyday 3-4-magnitude earthquakes happened, and after that, there are still 5-6.2-magnitude earthquakes happened. Up till now, the earthquake is still happening around 3.5-4.5-magnitude. Meaning, almost a month Lombok and the islands around the area, including Bali are continuesly frighten and destroy by the earthquakes. We will never know when it is going to stop, all we know that 390 people already found died and more than 350,000 houses/buildings are collapsed. They have no place to stay, very difficult to find something to eat, and the most terrified thing is that they are in deep trauma and frighten.
Gempa di Bali-Lombok adalah kondisi khusus yang harus kita berikan perhatian. Dua minggu sebelum gempa besar berkekuatan 7 SR, hampir setiap hari terjadi gempa antara 3-4 SR terjadi, dan setelah itu masih ada gempa besar susulan antara 5-6,2SR. Hingga saat ini, gempa masih terus terhadi antara 3,5-4,5SR. Ini artinya, hampir sebulan pulau Lombok dan pulau-pulau sekitarnya, termasuk Bali, terus menerus ketakutan dan dihancurkan oleh gempa. Kita tidak pernah tahu kapan semua ini akan berakhir, yang kita tahu, 390 orang sudah meninggal dan lebih dari 350,000 rumah serta bangunan hancur. Mereka tidak punya tempat tinggal, kesulitan mendapatkan makanan, dan yang paling parah adalah mereka menderita karena trauma dan ketakutan.
I am glad people all around Indonesia and even from other countries are willing to help the victims. Eventhough transportation is still become the main problem, there are some places which difficult to touch, but the distribution of everything needed are still on going very well. Shelters are built even it is not enough yet, but all volunteers are trying to do the best to provide it. There are numbers of posts as well to help the injured and wounded victims, and children who lost their parents are also being take cared. I know it is not enough yet, but the most important thing is that all are trying to help as much as possible.
Saya senang karena orang-orang di seluruh Indonesia bahkan dari manca negara juga mau ikut membantu. Meskipun transportasi masih menjadi kendala, masih ada banyak wilayah yang terlalu sulit untuk dijangkau, tetapi distribusi segala kebutuhan masih berjalan dengan sangat baik. Tempat pengungsian sudah banyak yang dibangun walaupun masih belum cukup saat ini, tetapi seluruh relawan berusaha memberikan terbaik untuk menyediakannya. Ada banyak pos-pos yang juga disediakan untuk membantu mereka yang terluka dan sakit, anak-anak yang kehilangan orang tua dan keluarga juga sudah banyak yang dibantu. Saya sadar ini belum cukup, namun yang terpenting adalah kita membantu semaksimal mungkin.
There are several incidents that really piss me off as well. Canvas is needed very much to build shelters and we need a lot, I mean really a lot. The thing is that there are people who tried to take advantage with this conditions and they sell the materials two-three times higher than its normal price. This is really annoying me and I was so mad. I can’t believe people are still thinking about getting a lot of profits from this situation, I don’t know if those people could think properly or not. They should learn that this world is saying enough to heartless capitalism, there are a lot of things that more important than money in this world, if they able to think right.
Ada beberapa kejadian yang membuat saya sangat kesal. Terpal sangat dibutuhkan untuk membangun tempat-tempat pengungsuan dan kami sangat membutuhkannya. Sayangnya, masih ada orang-orang yang berusaha mengambil keuntungan dari kondisi seperti ini, dan mereka menjual terpal dengan harga dua sampai tiga kali lipat dari harga normal. Kejadian ini benar-benar mengganggu saya, dan saya sangat marah. Saya tidak percaya ada orang yang bisa berpikir mendapatkan banyak keuntungan dalam situasi demikian, saya tidak tahu apakah mereka itu bisa berpikir dengan baik atau tidak. Mereka harus belajar pada dunia saat ini yang sudah muak dengan kapitalisme yang tidak memiliki nurani, ada banyak hal lain yang lebih penting daripada uang di dunia ini, jika mereka bisa berpikir dengan baik.
Lack of clothes for men forced them to wear women clothes from donation.
Anyway, I would like to say thank you again to all of you who already care and help to donate by sending Steem and SBD or give upvote to my posts since last week. I supposed to send them everyday, but unfortunately the Steem price is falling down, that is why I have to wait for awhile. I also tried not to sell it via exchanger because it cost too much, I asked some Steemian to help. Thank you very much and I will still continue to collect donations for the victims until the end of August. It takes years to recover the situations in Lombok particularly, but at least we do what we can do. Let’s pray and hope that everything will be fine. God bless!
Saya harus berterima kasih kepada Anda semua yang sudah penduli dan membantu, baik yang sudah mengirimkan Steem dan SBD atau memberikan upvote pada postingan saya minggu lalu. Saya seharusnya mengirimkan setiap hari donasi yang diterima, sayangnya harga Steem sedang sangat jatuh, oleh karena itu saya menunggu dulu. Saya juga mencoba tidak menjualnya lewat penukaran uang, karena terlalu banyak biayanya. Saya meminta bantuan teman-teman untuk membantu. Terima kasih banyak dan saya akan terus mengumpulkan bantuan bagi para korban hingga akhir bulan Agustus ini. Butuh tahunan untuk bisa memulihkan keadaaan, terutama di Lombok, namun paling tidak kita lakukan apa yang bisa kita lakukan. Mari kita berdoa dan berharap agar semuanya menjadi lebih baik. Semoga Yang Maha Kuasa menerima dan membalas segala budi baik.
Donation Reports:
8/7 : 15.593 Steem + 45.306 SBD, Total Rp. 901.300,- Sent to : BCA 8610424792 Irwan Firmansyah (Local writer, victim, and volunteer in Lombok).
8/8 : 10.751 Steem + 45.306 SBD + Cash Rp. 250.000,-, Total Rp. 757.000,- sent to Mandiri 161.000.1520 Cherunnisa (Volunteer Coordinator in West Lombok)
13/8 : 27 Steem = Rp.378.000,-
14/8 : 13.5 Steem =: Rp. 200.000,-, Total Rp. 578.000,- will be sent via Bilik Peduli Gempa Lombok to buy foods for childrens.
Laporan Donasi:
7/8 : 15.593 Steem + 45.306 SBD, Total Rp. 901.300,- Dikirim ke : BCA 8610424792 Irwan Firmansyah (Relawan dari komunitas penulis)
8/8 : 10.751 Steem + 45.306 SBD + Cash Rp. 250.000,-, Total Rp. 757.000,- dikirim ke Mandiri 161.000.1520 Cherunnisa (Relawan di Lombok Barat)
13/8 : 27 Steem = Rp.378.000,-
14/8 : 13.5 Steem =: Rp. 200.000,-, Total Rp. 578.000,- akan dikirim lewat Bilik Peduli Gempa Lombok untuk membeli makanan bagi anak-anak.
All pictures are taken from Peduli Gempa Lombok group.
Semua foto diambil dari group Peduli Gempa Lombok.
Bandung, August 14, 2018
Warm Regards – Salam hangat selalu,
Mariska Lubis