Menyaksikan pemuda-pemuda Torjunan untuk latihan drumband ketika malam, saya kersp menatap mereka di usianya yang rentan hura-hura dengan adanya grup Drumband Assanusi mereka lebih memilih mengakrabi kesenian. Lebih memilih melembutkan hati dan mengembangkan potensi.
Kadangkala kita mesti membuat terobosan baru dan memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk menerjemahkan arti kemajuan dan arti kekompakan, kita hanya perlu memantau dari kejauhan jika dirasa belum pas, kita perbaiki self by self tanpa mesti menghakimi dan terkesan begitu oteriter.
Saya menemukan senyum bangsa Indonesia akan rekah di wajah mereka dan jiks di setiap daerah memberdayakan generasi mudanya saya yakin kita bisa mengatakan say no kepada keterbelakangan. Say no kepada keraguan dan say no kepada narkoba sebab generasi muda sudah punya wadah untuk berkreativitas.
Torjunan, 21 Agustus 2018
Moh. Ghufron Cholid|
Baca juga Catatan Seorang Penulis lainnya
Catatan Seorang Penulis #13|| Merawat Senyuman
https://steemit.com/catatanseorangpenulis/@mghufroncholid31/catatan-seorang-penulis-13-or-or-merawat-senyuman
Catatan Seorang Penulis #14|| Merayakan Kemerdekaan dengan Batik https://steemit.com/catatanseorangpenulis/@mghufroncholid31/catatan-seorang-penulis-14-or-or-merayakan-kemerdekaan-dengan-batik
Catatan Seorang Penulis #15|| KH. Moh. Idris Jauhari Dalam Kenangan Manis https://steemit.com/catatanseorangpenulis/@mghufroncholid31/catatan-seorang-penulis-15-or-or-kh-moh-idris-jauhari-dalsm-kenangan-manis-d38c962b724b8