Selamat malam sahabat sekalian, sedikit saya ingin mengutarakan mengenai pengalaman saya pada saat melakukan perjalanan dinas bersama kawan-kawan di kantor, kami ditugaskan melakukan koordinasi dengan instansi kab/kota se-Aceh, namun kali pertama ini kami ditugaskan melakukan perjalanan dinas ke daerah Aceh Tamiang, Kota Langsa dan Aceh Timur, Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar dan baik.
Ada hal yang menyenangkan bagi saya dan kawan-kawan di saat kami pulang dari tugas kami menuju Banda Aceh, kami singgah di Geudong, anda pasti tau kan ? Geudong merupakan salah satu Kecamatan yang terletak di Kabupaten Aceh Utara, dan Anda pasti tidak asing lagi dengan Samudera Pasai sebuah kerajaan yang dipimpin oleh seorang hamba Allah yang alim dan dermawan yaitu Meurah silu yang dikenal dengan Al Malikulsaleh. yap mari kembali ke topik yang kami senangi hehehe :).
Di geudong kami singgah di salah satu warung kopi (maaf sudah lupa nama warungnya), kami makan MARTABAK DURIAN dan KOLAK DURIAN. Saya sendiri dulu sering mencicipinya, kawan-kawan mulai menyukai dan menikmatinya, sehingga terngiang-ngiang akan lezatnya dan tentunya bagi mereka bukan saya :D.
Martabak durian merupakan hasil kolaborasi antara martabak dan durian sehingga disebut Martabak Durian dan begitu juga dengan Kolak Durian, bagaimana sudah jelas kan kawan-kawan ? Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat mengunjungi dan menikmatinya sendiri.
Untuk resepnya saya sudah meminta kepada petugas yang membuat Martabak Durian sendiri, namun yang dapat saya tangkap adalah Durian, tepung dan mentega. Untuk Kolak Durian tentu Durian + segala macam tek bengeknya lah sehingga menjadi Kolak dengan demikian akan menjadi Kolak Durian.
Sekian kawan-kawan dari saya yang sedang belajar menulis dan menabung, kemanapun anda pergi jangan lupa untuk makan dan sholat ya.