Image Source
As early as morning
Hopefully we are all given convenience in carrying out daily activities.
This opportunity I want to tell or share experiences about Assets and children.
One day exactly Saturday, as usual enjoying a cup of coffee pancong with friends, while talking at length.
Finally it becomes an interesting discussion for me, to be able to be told here, to make aspirations for others, and to input in this discussion.
You have a family or not by starting the conversation, I have and have three sons. And how do you have a wife and one daughter.
In everyday life in the household, my friend said about his daily appearance, which was always asked by his wife.
Brother was tired of looking for sustenance day and night, with sustenance that had been established by Allah SWT, why not set aside a little to shop for clothes for everyday use.
What my friends answered was:
Your husband is selling well (having a wife) so for who else looks attractive, what for others, or is told to find another wife.
And he continued the story, ** all that we have now is for our children, it is hard for us to be happy for the future, so that it will become a provision (savings) in the future **.
The assets that we have are also children included, so let us protect our property.
That is what I can tell today, hopefully it will be a good step for all of us.
Seumangat Pagi
Semoga kita semua diberikan kemudahan dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari.
Kesempatan kali ini saya ingin bercerita atau berbagi pengalaman mengenai Harta dan anak.
Pada suatu hari tepatnya Sabtu, seperti biasa menikmati secangkir kopi pancong bersama teman-teman, sambil bercerita panjang lebar.
Akhirnya menjadi pembahasan yang menarik bagi saya, untuk dapat diceritakan di sini, menjadikan aspirasi bagi yang lain, dan masukan dalam pembahasan ini.
Kamu sudah berkeluarga atau belum dengan mulai pembicaraan, saya sudah dan mempunyai tiga orang anak laki-laki. Dan kamu bagaimana, mempunyai seorang istri dan satu anak perempuan.
Didalam keseharian di dalam rumah tangga, teman saya tersebut mengatakan mengenai penampilan sehari-hari, yang selalu ditanyakan oleh istrinya.
Abang sudah capek mencari rezeki siang dan malam, dengan rezeki yang sudah dirikan oleh Allah SWT, kenapa tidak abang sisihkan sedikit untuk berbelanja pakaian untuk dipergunakan sehari-hari.
Yang dijawab oleh teman saya adalah :
Suamimu ini sudah laku (mempunyai seorang istri) jadi untuk siapa lagi berpenampilan yang menarik, apa untuk orang lain, atau di suruh cari istri yang lain.
Dan dia melanjutkan ceritanya adalah, semua yang kita miliki sekarang adalah untuk anak kita, susah senang kita sekarang untuk masa depan dia, agar menjadi bekal (tabungan) di masa yang akan datang.
Harta yang kita miliki merupakan juga anak termasuk di dalamnya, dengan demikian marilah kita jaga harta kita.
Demikian yang dapat saya ceritakan pada hari ini, semoga menjadi langkah yang baik bagi kita semua.