Halo steemians, dimanapun Anda berada, semoga dalam keadaan sehat dan tetap semangat.
Indonesia memiliki sejuta pesona kebudayan dari beragam suku, serta memiliki ciri khas tersendiri, baik dari segi adat istiadat, keindahan alam, kuliner, bahkan senjata khas masing-masing suku, seperti yang akan saya tampilkan dalam tulisan saya kali ini, tentang budaya dan senjata khas suku Gayo.
Gayo merupakan salah satu suku yang ada didalam Provinsi Aceh, yang terletak di Aceh bagian tengah, dan tersohor dimata dunia karena menghasilkan kopi terbaik dunia, namun mungkin tidak banyak yang tau tentang senjata khas suku yang berada di dataran tinggi ini. Selama ini senjata khas yang dikenal di Aceh adalah Rencong secara umum, dan ternyata tiap daerah dan suku yang ada di Aceh memiliki ciri khas tersendiri mengenai senjata ini.
Salah satu dari senjata tersebut adalah Keris dan pedang Suku Gayo, keris suku Gayo tidak meliuk seperti keris suku jawa, namun lurus dan melengkung pada bagian gagang, dan gagang sebagai pegangan terbuat dari tanduk dan diberi ukuran, ukiran ini memiliki banyak bentuk dan model, namun tidak merubah ciri dan bentuk dari senjata tersebut.
Hello steemians, wherever you are, hopefully in a healthy and keep the spirit.
Indonesia has a million cultural charms from various tribes, and has its on characteristics, both in terms of customs, natural beauty, culinary, even the typical weapon of each tribe, as I will show in my writing this time, about the culture and weapons typical Gayo tribe.
Gayo is one of the tribes in the province of Aceh, located in central Aceh, and is famous in the eyes of the world for producing the world's best coffee, but probably not many know about the tribe's distinctive weapons in this plateau. During this time the typical weapon known in Aceh is Rencong in general, and it turns out that every region and tribe in Aceh has its own characteristics about this weapon.
One of these weapons is Keris and saber of Gayo tribe, kris of Gayo tribe does not curve like kris Jawa tribe, but straight and curved at the handle, and handle as handle made of horn and given size, this carving has many shape and model, but does not alter the characteristics and form of the weapon.
Pada saat sekarang ini, keberadaan senjata khas suku Gayo ini sangat sulit untuk di jumpai, kalau pun ada mungkin sudah merupakan duplikasi, menurut sejarah dan beberapa cerita dari para orang tua, pada jaman dulu tidak sembarangan orang yang boleh memiliki Keris ini, hanya orang tertentu yang bisa memilikinya, dan kebanyakan dari kalangan raja-raja di Gayo.
At the present time, the existence of a typical weapon of Gayo tribe is very difficult to meet, if there may already be duplication, according to history and some stories from the parents, in the past not careless people who may have this Keris, only certain people who can own it, and most of the kings in Gayo.
Demikian tulisan singkat saya tentang senjata khas suku Gayo, semoga warisan nenek moyang bisa menjadi salah satu bukti sejarah yang akan kita ceritakan pada anak cucu kita, sebagai ilmu dan warisan peradaban dan budaya yang ada di Aceh, salah satunya suku Gayo.
So my brief article about the weapons typical of the Gayo tribe, may the ancestral heritage can be one of the historical evidence we will tell our children and grandchildren, as a science and heritage of civilization and culture that exist in Aceh, one of the Gayo tribe.
Terima kasih dan semoga bermanfaat.
Thank you and hope it is useful.
Sumber foto Tropen meseum.
Photo source Tropen meseum.
Salam hangat dari dataran tinggi Gayo
Warm regards from the Gayo highlands