Malam yang dingin dan bisu ini tak segaja aku melihat status dengan gaya bahasa yang ringan tapi penuh makna. "Cuma ikan yang mati yang mau berenang mengikuti arus."
Pribahasa yang sarat makna bagi yang mengindahkan namun terabaikan bagi yang tak berilmu. Terkadang kita sendiri sering takut berdiri tegak mengacungkan tangan untuk mempertahankan harga diri yang sebenarnya adalah harga mati bagi yang tau hakikat diri. Kita selalu setuju dan mengangguk kepala untuk sesuatu yang bertentangan dengan aturan, menginjak harga diri yang di bekali ilmu dengan dedikasi tinggi.
Saya sendiri tak ingin menjabarkan terlalu rinci, takut ada yang merasa, salah paham akan tulisan saya atau merasa tersudut di tepi jurang hati. Jadi biarkan pribahasa itu menjadi bahan renungan bagi kita semua yang akan mengerti akan ilmu dan prinsip.
Semoga kita tidak selamanya menjadi budak, atau dapat diperbudak oleh rezim yang bertindak diatas nalar yang hanya mengutamakan uang, kekuasaan dan ketenaran.