Jerawat yang dalam bahasa medis Acne Medosa merupakan masalah utama yang sering dialami oleh muda mudi ketika memasuki masa pubertas, dan ini merupakan masalah yang besar, bahkan menjadi momok yang menakutkan bagi penderitanya. Bagi sebagian besar remaja munculnya jerawat akan mempengaruhi rasa percaya diri saat berkumpul bersama teman-temannya. Selain itu ada sebagian kecil memilih mengucilkan diri dari lingkungannya sehingga cenderung mempengaruhi psikologis mereka, bahkan jika dibiarkan terus menerus dan berkelanjutan akan membawa dampak negatif terhadap perkembangan psikologisnya seperti harga diri rendah.
Secara umum jerawat disebabkan karena kelenjar sebasea (keringat) yang ada diwajah memproduksi minyak dalam jumlah yang berlebihan, kemudian rendahnya personal hygiene akan menggumpal kelenjar tersebut dengan debu atau kotoran yang menempel diwajah sehingga menyebabkan iritasi atau bahkan timbulnya jerawat. Selain itu, faktor lemak yang berlebihan juga menjadi predisposisi timbulnya jerawat.
Untuk mengurangi pertumbuhan jerawat terkadang mereka malah melakukan hal yang salah dan memperparah kondisi yang ada. Hal-hal yang memperparah kondisi jerawat biasanya penderita memencetnya secara berulang agar isinya berupa nanah cepat keluar dan mengecil, namun hal itu malah memperparah kondisi yang ada, iritasi kulit pun terjadi jika dipencet dengan menggunakan tangan yang belum di desinfeksi (dicuci menggunakan sabun antiseptik) dapat menyebarkan kuman yang bersarang ditangan dan masuk kedalam jaringan ikat kolagen yang ada di lapisan kulit wajah. Tak heran jika menemukan bekas cekung yang bersifat permanen pada permukaan wajah.
Untuk mengantisipasi hal tersebut diharapkan dapat melakukan konsultasi secara berkala ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk diberikan obat-obatan untuk menghambat proses pertumbuhan dan mengurangi jerawat yang telah tumbuh. Biasanya sebagai tenaga kesehatan kami menyuntikkan kortikosteroid pada jerawat yang besar dengan tujuan menurunkan inflamasi (pembengkakan) pada permukaan wajah penderita.
Perawatan wajah yang lainnya juga dapat dilakukan dengan membersihkan wajah secara rutin saat berpergian keluar rumah, dapat memilih lotion pembersih dengan menggunakan kapas yang steril, kemudian membilasnya dengan air sampai bersih. Hal yang terpenting dalam membersihkan wajah dengan memilih jenis pembersih wajah khusus dengan keasaman (pH) yang seimbang yaitu 5,5 atau dapat menggunakan alternatif lain seperti sabun bayi yang kadar pH nya seimbang dengan kulit sehingga terbebas dari iritasi.
Dengan melakukan chek up secara kontinue diharapkan permasalahan penyakit kulit seperti jerawat akan teratasi. Jika bekas jerawat yang diderita lebih dalam seharusnya mengunjungi dokter kulit dan kelamin supaya dapat diberikan pengobatan khusus seperti tretinoin, hidrokinon dan AHA dan jika diperlukan akan diberikan penanganan khusus dengan menggunakan teknik laserasi atau dengan menggunakan bahan kimia.