Bunga yang Tak “Bernama”
Hai ungu
Engkau sudah tersenyum ketika jauh sebelum aku tiba
Engkau telah mekar sebelum aku datang
Engkau telah kembang menjadi sempurna
Menjadi bunga yang tidak aku tau namanya.
Pasir laut itu menjadi tempat engkau berpijak
Panasnya mentari telah membuatmu mekar hingga layu
Dinginnya malam membuatmu memilih menutup diri
Dan hidup di alam bebas sepanjang bibir pantai adalah perjuagan
Hai ungu
Kelopak bungamu begitu lembut
Putik sarimu begitu indah
Seindah wujudmu itu
Sungguh aku menggagumimu
Meski kumbang datang menganggu
Tetap kamu indah dimataku
Meski nanti akan layu
Meski mereka berkata warna janda padamu
Tetap saja aku suka warnamu
Tetap kamu bunga ungu yang indah itu
Aceh Utara, 17 Januari 2018