Hai sahabat steemian sekalian. Semoga hari ini disela-sela aktivitasnya, masih sempat untuk mampir dipostingan sederhana saya ya. Terima kasih!
Ohya, bulan kemarin tepatnya ditanggal 31 Januari 2018, beberapa warga steemit Unimal melakukan meet up di Warkop Sel Kupi, Blang Pulo-Lhokseumawe. Dan hari ini tanggal 1 Februari 2018, belum lama kejadiannya, hemm baru sehari kemarin. Tapi sudah bisa dibilang bulan kemarin kan, hihihi.
Lalu kenapa Unimal Steemit? Sebenarnya dan sejujurnya Unimal Steemit adalah nama grup di WhatsApp sih. Yang mana para penghuni grup saat ini berjiwa 96 orang merupakan para pengguna steemit yang sedang berkuliah maupun beberapa alumnus dari Universitas Malikussaleh (Unimal). Sehingga nama grupnya adalah Unimal Steemit.
Dalam pertemuan kali ini ikut hadir ,
,
,
,
, dan Siti Fatimah Azzahra (yang masih bersabar menunggu paket passwordnya).
Pertemuan semacam ini kesempatan komunikasi, atau sekedar curhat pribadi maupun untuk saling tagih “janji” alias meminta agar mengunjungi postingan satu sama lain. Sudah pasti berharap ada jejak yang ditinggalkan (yang ini sahabat pasti tau maksudnya, maklum masih newbie). Meski koreksi adalah tujuan pertama pribadi.
Jika diwaktu yang sama kemarin ada yang sedang diskusi tentang Dilan dan Milea, kami malah sibuk “bully” sang mahasiswa biasa saja yang tiba-tiba tenar diakun DSoundnya. Beberapa hari terakhir, dia sedang naik daun alias jadi OKS (Orang Kaya Steemit) mendadak lewat vote yang melonjak lebih tinggi dari pohon kelapa saya di belakang rumah. Hemm, saya ikut bahagia meski iri positif kadang ada.
Ketika kalkulasi dolar menjadi rupiah yang diperoleh oleh cowok bernama Hatta itu, sungguh tidak akan terlihat pengeluarannya jika mentraktirkan kami cindoi sealakadar, hahaha. Meski akhirnya harus gagal minum “cindoi dolar”. Alasannya belum bisa ditarik, ya sudahlah!
Sedikit menreview yang didiskusikan kemarin adalah tentang tag saat memposting tulisan, voting power, bandwidth hingga ke penggunaan aplikasi steemit. Baiknya jangan banyak menggunakan aplikasi seperti dtube, Dlive dan lain sebagainya jika kita tidak sempat memposting disemua aplikasi itu, rasanya mubazir, seperti ungkapan bang Semy dipostingannya beberapa hari yang lalu (saya sarankan untuk membacanya lebih lanjut, karena ini benar-benar penting). Tapi kalau sahabat yakin bisa tidak absen disemua akun, ya silahkan. Silahkan kalau ada masukan dari sahabat steemian semua!
Selebihnya sih ngebahas tentang akun Dsoundnya Hatta yang kebetulan sedang buming di fase kami para awam ini.
Terima kasih sahabat sudah bersedia membaca postingan sederhana saya. Saya menanti masukan dan arannya ya di kolom komentar di bawah ini. Sekali lagi terima kasih!
Saya ucapkan terimakasih banyak kepada Curator Indonesia bang @aiqabrago, @levycore serta Team #Curie @kevinwong yang menghargai karya saya.
Lhoksemawe, 01 Februari 2018..