PERPISAHAN
Suara air laut bergemeruh.
Air mata berjatuhan.
Ketika aku bertanya, kepada dirimu.
Kemana nasib mau dibawa pergi ?
Namun kau terdiam….
Bumi hendak runtuh berantah.
Segengam air mata yang tak bisa tergengam.
Guncangan tubuh hendak runtuh.
Namun apa hendak dikata.
Bangunan tinggi tetap menjulang tinggi.
Walaupun, terpaan air,angin tak pernah kau abaikan
Sehingga hati lelah menunggu tanpa jawaban