Aku gak mimpi kan?
Pertanyaan itu sering kutemukan pada orang-orang yang mendapatkan kejutan. Sesuatu yang ia dambakan menjadi kenyataan, yang diimpikan datang memeluknya, dan yang ia harapkan menghampirinya, baik itu perihal cinta atau mengenai kehidupan lainnya.
Hari ini aku juga merasakan tentang kebahagian itu. Aku mendapatkan sebuah kejutan ketika fajar telah menelan gelapnya mega. Ketika ayam berkokok sahut-sahutan memecah sunyinya malam.
Seperti biasa, ketika mata sudah menemukan cahaya, tanganku meraba dan mencari benda pipih hitam untuk mengecek notifikasi-notifikasi media sosial, termasuk steemit salah satunya. Mataku terbelalak ketika netra jatuh pada SBD yang menumpuk di postinganku dengan jumlah yang luar biasa $5,55 SBD. Biasanya pada postinganku hanya terdapat angka dolar sebanyak $0.04, $0.06 dan yang paling tinggi $0.15 yaitu saat mengikuti kontes menulis inspirarif yang diselenggarakan oleh KSI Barsela.
Begitu juga dengan reputasiku, sebelum mata meninggalkan cahaya aku melihat reputasiku baru saja naik 33, tetapi begitu aku terjaga reputasi melambung tinggi mencapai 37. Ini merupakan sebuah prestasi bagiku. Karena nyatanya aku baru bergabung 26 hari yang lalu.
Rasa penasaran menyelubungi atma, aku mengecek siapa saja yang memberi vote untuk tulisanku mengenai laporan promo steem di Aceh Jaya bersama dengan judul Steemit Mulai Menjalar di Aceh Jaya. Ternyata aku menemukan orang-orang luar biasa di sana teem ambasador
dan
juga datang mengunjungiku dan memberikan suara terbaiknya.
Aku merasa semua seakan mimpi. Sontak aku melakukan praktek yang sering orang lakukan ketika ia berpikir masih di alam hayalan. Iya! aku mencubit lengan, ternyata "Au sakit" artinya ini adalah nyata bukan ilusi semata.
Ketika aku menyadari ini adalah nyata kumainkan jemariku di group WA mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak karena sudah mengunjungiku serta sudah mengarahkanku tentang penggunaan hastag yang tepat. Beliau menjawab pesanku dengan memberi semangat dan mengingatkanku untuk terus menulis dan membaca kembali tulisan sebelum dipublikasikan agar terhindar dari typo.
Beliau juga berpesan Jika nanti orang-orang hebat tersebut tidak datang mengunjungiku maka jangan kecewa atau putus asa, tetap lakukan yang terbaik untuk setiap postingan. Akan kuingat pesan dan arahanmu Pak karena nyatanya semangatku takkan surut ketika keadaan menyudutkanku. Aku akan terus berjuang hingga bisa menaklukkan steemit di dunia maya 😅. Karena yang kutahu menjadi steemian memang mudah tetapi menjadi steemian yang sukses perlu kerja keras.
Itulah secuil kisah bahagiaku. Sebenarnya banyak hal yang kulakukan untuk mendapatkan kebahagiaan. Mulai dari promosi sana sini, bergabung di berbagai komunitas dan menjalin silaturrahmi dengan semua stemian termasuk stemian manca negara, dari India, Blanglades dan beberapa negara lainnya
Salam hangat dari kota seribu pemandangan (Aceh Jaya)