Assalamualaikum wr.wb.
untuk para penggiat platform steemit, semoga aku dan kalian selalu mendapatkan lindungan dari Allah Ta'ala.
Ramadhan, bagi ku setiap ramadhan punya cerita berbeda, kadang penuh haru, adapula yang meninggalkan sedikit lara di hati. Kali ini aku berkelana di tempat yang sama namun di sudut kota yang jarang ku jamah selama berada di kota madya.
Setelah beberapa hari yang lalu aku menelusuri tempat kerja yang dimaksud kawan aku, semalam aku memutuskan untuk mengambil pejerjaan ini. Setelah 2 hari yang lalu aku dikelabui rasa 'galau' karena mengingat temoat tinggal ku yang jauh dari kota.
Disisi lain Allah merencanakan hal luar biasa, Dia menghadirkan aku seorang teman yang sejak 2014 lalu menjadi akrab dengan ku, dia bernama 'Boru' salah duanya kawan sejalan ku selain . Dia lah yang bersedia mengantarkan ku ke tempat kerja selama ramadhan ini. Dia sudah ku anggap sebagai adik, adik yang memiliki wajah yang imut, sehingga kemana pun dia pergi orang menyangkanya masih pelajar SMP, heheh. Yang membuat ku terharu hari ini yaitu, selepas mengantarkan ku boru menyodorkan uang seratus ribu. Bukan nilai uangnya yang membuat ku haru, tetapi niat dia. Dia memberi ku dengan ihklas sebagai uabg 'pegangan'. Terimakasih adik ku, semoga Allah memberimu banyak rezeki, aamin.
HERY SWALAYAN tepatnya berada di pusat pasar Peunayong banda aceh, adalah tempat ku bekerja selama 25 hari kedepan, ini adalah pengalaman pertama aku bekerja sebagai penjaga toko. Disini aku mendapatkan uang jalan/uang makan sebesar tiga puluh ribu dengan gaji pokok nantinya sebesar sembilanratus ribu rupiah + THR. Hari pertama bekerja, aku masih kurang paham memperhatikan banyak cara kerja dua rakan aku lainnya. 'Toke' adalah sebutan untuk bos laki-laki cina pemilik sealayan tersebut, dia menggantikan nama aku dari 'Fitri' menjadi 'Fitrah' dikarenakan ada pegawainya yg bernama fitri juga, dan pengalaman di hari pertama sangat melelahkan, sampai kaki ku keram tak berdaya. Pukul 18.20 kami diberi waktu istirahat satu jam, saya langsung membeli takjil untuk berbuka nanti. Tidak ada kata selain bersyukur, karena inilah kehidupan yang terus berlanjut sampai kita menemukan hari akhir di kehidupan yang fana ini.
Menu berbuka ku hari ini,
Demikian rekaman hidup aku hari ini, salam steemian hebat.
Fitriani, di sudut kota banda aceh, Musholla pasar Peunayong, 19:27 Wib.