Sore sobat steemians dimana pun anda teupheng (terkapar) karena lelah seharian beraktifitas mencari nafkah atau ada juga lelah karena mencari bahan untuk di granat ke Steemit seperti saya :)
Sobat ini adalah cerita kak munah yang telah lama menanggung rindu akan KUA (Kantor Urusan Agama).
kak Munah sendiri yang berusia 37 tahun itu sampai sekarang belum memiliki jodoh,
Mungkin ini karena hal yang mistis yang dipercaya masyarakat aceh turun temurun:
"Jika tiga kali berturut-turut dilamar dan ditolak maka akan susah dapat jodoh" kak Munah yang lulusan Stratra Satu (S.1) itu pun mulai berpikir apa iya seperti yang dibicarakan oleh orang tua yang dijadikan sebagai hal mistis yang dipercaya turun temurun?
Jika memang iya kasian juga kak Munah yang harus menerima siapa saja yang datang meski itu adalah orang siteungoh pungoe wap piep 'eh (sabee) (Setengah gila karena menghisap sabu-sabu) hmmm bingung saya bang Dolah (Dillan) ternyata menanggung rindu itu lebih berat dari pada menahan ken*** saat sedang nikah....????!!!
Jodoh itu urusan Allah meski kak Munah sampai saat ini kak Munah belum memiliki pasangan hidup, mungkin itu lebih baik ketibang menerima si brengsek itu sebagai Suami tempat surga Kak Munah kelak.
Mungkin iya lelaki memilih jodoh dan kak Munah rasa perempuan juga punya hak akan hal memilih menimbang dan memutuskan bahwa KUHP sekian sekian tentang hal hak perempuan boleh mempertimbangkan jodohnya ...
Duuuh kak Munah pakai bawa KUHP segala hahhahah...
kak Munah mulai risih dengan pertanyaan kawan-kawan ketika jumpa karena orang seusia kak munah seharusnya sudah menggendong anak, tapi itu bukan satu hal yang harus dihindari sehingga kak Munah harus keumaroem (Mengeram) / mengasingkan diri dari lingkungan itu bisa-bisa Kak Munah yang gila bukannya calon yang piep 'eh tadi.
berpulang tentang rasa rindu kak Munah itu hal wajar namun sebagai manusia kita hanya berikhtiar dan berdoa .
Untuk menutup cerita ini saya mempersembahkan motivasi kepada KAK MUNAH yang sedang dilamun rinduuuuuu asmaraaaaa:
ureung tuha awai kheun (Peupatah Orang tua Aceh) "Langkah, raseuki, peutumeun, mawoet nyan kalheuh geuatoe lee Poe" (Langkah, Rezeki, Jodoh, Mati itu sudah diatur sang Maha Pemilik (Allah) ).
Tetap semangat kak munah semoga kak munah selalu sehat.
dan tentunya semoga KAK MUNAH cepat mendapatkan jodoh... Aaaamiiin...
Note: Tokoh fiktif,. Mohon maaf jika terdapat kesamaan cerita dalam kehidupan nyata,.
Saleum meusyuhu dari saya Kepada Stemians
by. balqis ( Putroe Buleuqeh)