Lima tahun sudah, tak berkiprah dalam ruang kata, akhirnya puisiku masih diterima dalam ruang DNP ( Dari Negeri Poci ) dalam tema NEGERI BAHARI, pada tahun 2013 pernah lolos juga dalam tema NEGERI ABAL-ABAL. bahagia bercampur haru berkumpul lagi dengan karya-karya Sastrawan dan Penyair yang masih tetap berdedikasi tinggi pada Sastra Indonesia.
Terbit Tahun 2013 Negeri Abal- Abal
Terbit Tahun 2018 Negeri Bahari
BERMALAM PADA SEPI
Aku bermalam pada sepi
lampu-lampu mulai padam
orang-orang pergi bermimpi
Ingatan menawarkan secangkir kopi
dan kudapan masalalu
meja kaca setebal lima mili
memantulkan wajahku
Samar, namun masih tersisa bayangan
meski serupa siluet sunyi
masih tergambar garis pembatas cahaya dan gelap
merupa diriku sendiri
Aku telah kehilangan banyak waktu
tenggelam dalam pahit dan pekat
guratan di dahi menumpuk
kantung mata menebal menadah kesedihan
Ini pertama kali kulihat setelah melewati masa kabisat
selepas takdir memenggal sayapku
aku menjelma prosa laras
yang ujungnya kehilangan kata-kata
Bandung, Maret 2017
(DIMUAT DALAM BUKU PUISI NEGERI BAHARI) Ratu Ayu
https://m.facebook.com/groups/671560209615143?view=permalink&id=1421027908001699