Berteman dengan orang-orang berpikir dan mengedepankan masa depan ternyata asik :)
yang tadinya tak pernah terpikir, akhirnya berpikir, sudahkah kita benar-benar menikmati hidup?
Dunia sepetak kaca, bukan hanya jadi ruang canda, tapi gunakan untuk saling berbagi pengetahuan dan membuka lebih lebar cakrawala dengan sayap logika, untuk apa kita hidup, hidup untuk apa?.
Rugilah orang-orang yang tak dapat menikmati alam semesta yang begitu kaya warna juga bentuk.
"Kalau hidup sekedar hidup, babi di hutan juga hidup, kalau kerja sekedar bekerja kera juga nekerja" ( Buya Hamka )
Bagaimana dapat bersyukur, jika tak melakukan apa pun untuk di nikmati, tidak melakukan perubahan untuk hidup lebih baik lagi, sedangkan dunia begitu luas dengan kesempatan. raihlah kesempatan itu, sebab keberuntungan adanya pada usaha selain dalam doa.
Hidup banyak pilihan, tentunya semua menginginkan hidup bahagia, tenang dan sejahtera, banyak jalur-jalur yang menawarkan keinginan, harta, tahta, cinta dan kepopuleran. Kita tinggal memilih, namun juga kita jangan lupa memilah, tidak semua yang terlihat baik itu benar, perlu keiman, kecerdasan dan menelaah informasi agar selamat dunia dan akhirat.