Hai steemian semuanya. Bagaimana keadaan kalian hari ini? Sehat kan? Semoga selalu sehat agar terus bisa berkembang di media sosial Steemit ini.
Siang itu, 28 Jumadil Awal 1439 H, di sebuah warung kopi di pinggir Krueng Aceh, saya duduk dengan seorang yang namanya nyaris sama dengan saya, nama saya Muhammad Taufik, beliau bernama Taufik Al-Mubarak, steemian yang mempunyai nama . Kami duduk berhadap-hadapan, menikmati kopi bersama, sambil saya mendengarkan beberapa pengalaman hidup masa lalu beliau. Dan juga banyak ilmu yang saya dapatkan dari hasil ngopi ini.
Beberapa saat sebelum bergabung dengan kami hari itu, Taufik Al-Mubarak (
) seorang penulis buku Aceh Pungo berbagi cerita dengan saya tentang apa yang beliau rasakan beberapa tahun yang lalu. Di mulai dari pengalaman hidup masa bergejolaknya konflik Aceh sehingga masa damai tiba.
Beliau, seorang aktivis hebat pada masa konflik melanda Aceh, pernah ditangkap dan ditahan selama beberapa minggu di Banda Aceh. Sampai beliau harus melarikan diri dari kejaran pihak yang kontra dengan Gerakan Aceh Merdeka. Beliau lari ke Pulau Jawa, dan menjadi Target Operasi (TO) kala itu. Sungguh kehidupan beliau sangat banyak pengalaman, dan bisa menjadi sebuah contoh bagi kita semua agar bisa menjadi lebih baik.
Taufik Al-Mubarak, si pemilik akun , mengatakan kepada saya bahwa, semua yang kita lakukan itu butuh proses, punya tahap-tahap untuk berkembang menjadi lebih baik.
Seperti padi, dimulai dengan menabur benih, menanamnya, dan untuk panen pun kita harus menunggu sampai tiga (3) bulan lebih lamanya, tidak mudah, kadang juga setelah lama kita menunggu panen tiba, rupanya dihabisi hama wereng dan gagal panen karena kemarau.
Katak saja, sebelum menjadi katak, harus dimulai dengan telur, kecebong, katak muda sampai katak dewasa.
Begitu juga dengan hujan, hujan yang merupakan peristiwa alami di bumi ini, peristiwa yang sudah tidak asing bagi manusia. Tetesan air hujan bisa menjadi sumber air yang penting bagi seluruh makhluk hidup di dunia ini. Hujan juga butuh proses untuk bisa turun ke bumi, dimulai dengan proses penguapan karena sinar matahari sampai turunnya hujan ke bumi.
Untuk menjadi seorang bayi pun, kita lebih dulu harus dikandung oleh seorang ibu dengan masa sembilan (9) bulan, atau bisa jadi lebih dari itu. Untuk memiliki bayi saja, kita harus lebih dulu mendapatkan seorang pasangan yang kita mau, kalau sendiri tak mungkin bisa hamil, kecuali Siti Maryam Ibunda Nabi Isa.
Inilah beberapa contoh atau istilah yang sangat masuk akal bahwa semuanya butuh proses. Butuh langkah demi langkah untuk berkembang.
Maka untuk kita semua, harus sabar dan selalu berusaha untuk bisa menjadi yang lebih baik dari sebelumnya. Harus memiliki komitmen dan memiliki niat untuk berkembang dibidang apapun itu. Jangan pernah menyerah dan mengeluh, teruslah berusaha sekuat tenaga. Karena siapapun yang bersungguh-sungguh pasti akan mendapatkannya.