Takengon, kota indah yang berada di ketinggian 1200 meter di atas permukaan laut merupakan ibukota Kabupaten Aceh Tengah Provinsi Aceh, Indonesia.
Kota berhawa sejuk ini berada di pinggir Danau Laut Tawar di tengah-tengah provinsi Serambi Mekkah.
Penduduk asli kota ini adalah etnis Gayo, tetapi juga kini banyak dihuni warga Aceh pesisir, umumnya berada di Pidie yang berprofesi sebagai padagang.
Kota ini sungguh unik, yang kelilingi pegunungan Bukit Barisan, yang dijuluki Negeri di Atas Awan, sanking tingginya, sehingga pada waktu-waktu tertentu kota ini disalup mega.
Bila Anda berkunjung ke Provinsi Aceh, rasanya belum lengkap apabila belum menyambangi Tanah Gayo, yang terkenal dengan kopi arabika gayo dan Danau Laut Tawar.
Akses ke Takengon tidaklah terlalu sulit. Jalur paling dekat adalah menaiki pesawat Wings Air dari Bandara Kualanamu Medan selama sekitar 40 menit, lalu turun di Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah, kemudian melanjutkan perjalanan darat sekitar 30 menit lagi untuk sampai di kota dingin, Tankengon.
Apabila menempuh jalur darat, ada beberapa lintasan yang dapat kita lalui. Antara lain, 1. Medan-Bireuen-Takengon, 2. Medan-Lhokseumawe-Takengon, 3. Medan-Blang Kejeren-Takengon, 4. Meulaboh-Beutong-Takengon, atau 5. Banda Aceh-Bireuen-Takengon.
Fasilitas akomodasi cukup memadai, ada beberapa hotel yang direkomendasi seperti Bayu Hills, Mahara, Renggali, dan beberapa hotel lainnya.
Jikalau sahabat steemian ingin berkunjung ke Kota Takengon, jangan segan-segan menghubungi , ketua KSI Chapter Gayo, siap membantu Anda selama melancong ke sana.
Berikut beberapa foto yang menunjukkan wajah kota Takengon