Selamat malam sahabat steemian Indonesia yang saya cintai. Apa kabarnya malam ini, semoga tetap semangat bersteemit dalam situasi pasar yang tidak menentu, di mana harga SBD dan Steem naik turun. Toh, di steemit bukan semata-mata mengejar reward, bukan? Kita dapat bersilaturahmi dengan teman-teman steemian di seluruh Indonesia. Saya sudah merasakan sendiri bagaimana nikmatnya bertemu sahabat baru dari berbagai latar belakang.
Baru-baru ini, saat saya berada di Jakarta. Di sana, saya memiliki kesempatan untuk meet up dengan steemian KSI Chapter Jakarta di Café Cangkir Sembilan, Kalibata City. Di sana, saya bertemu dengan orang-orang keren dalam dunia literasi seperti pak ,
,
,
,
,
,
,
,
,
dan masih banyak lagi. Saya senang sekali bertemu mereka, dan ingin bersua lagi bila ada kesempatan.
Esok malamnya, saya bertemu lagi dengan beberapa di antara mereka, seperti ,
,
dan
di Taman Ismail Marzuki. Kami duduk lesehan di sana, dan saya ikut menikmati sajian nasi bebek. Citarasanya enak, gurih dan nagih. Bila ke Jakarta lagi, saya akan ajak dan traktir mereka untuk lesehan lagi. Lalu berdiskusi banyak hal, seputar steemit dan kehidupan.
Saat itu, saya juga mengajak teman saya, dr. Syahmahdi untuk lesehan bersama steemian, sayangnya sampai sekarang akun steemitnya belum di-approved. Saya sudah tawarkan untuk saya buatkan untuknya sebuah akun melalui blocktrades, tetapi ia menolak, karena ingin merasakan sensasi nyata mendapatkan akun steemit.
Sahabat steemian Indonesia di manapun berada. Jujur, saya ingin bertatap muka dengan kalian semua. Itulah yang membuat saya bahagia sebagai steemian.