Mengapa kita masih saja menyerahkan hidup kita kepada wakil-wakil yang tidak menjalankan tugasnya? Jawabannya karena kita percaya pada sistem yang terus bertransformasi menjadi lebih baik. Kepercayaan pada sistem itu seiring sejalan dengan pembenaran yang terus kita pertahankan yaitu bahwa yang salah itu adalah oknum.
Pertanyaan kunci sekarang adalah bagaimana jika sistem yang tersentralisasi itu ternyata juga tidak membawa kita pada dunia yang kita impikan, yaitu dunia yang lebih efisien, lebih transfaran, lebih aman, lebih humanis, lebih interaktif dan karenanya mereka yang diberi kepercayaan sebagai saksi otomatis akan berkerja untuk kita semua.
Melalui steemit kita semua sedang diajak melakukan pelayaran ke samudera kehidupan yang lebih transparan, lebih terdesentralisasi, tidak ada pihak ketiga yang mengambil kepercayaan kita untuk mengambil apa yang sebenarnya menjadi milik kita sendiri. Di samudera biru, kita menemukan ragam ekosistem, ada whales, ada dolphins, dan ada minnows yang tumbuh berkembang dalam mata rantai interaksi yang saling menjamin keberlangsungan hidup. Tidak ada lagi istilah domba yang diterkam oleh srigala karena keluar dari kerumunan.
Kita yang sudah duluan berlayar di steemit termasuk generasi terbaik yang berani berjuang memperkenalkan steemit bersama generasi pencetus (era dev), generasi awal yang kini telah menjadi whales dan dolphin. Dengan kekuatan 400 ribu akun di era beta ini pada saatnya kita generasi minnow akan menempati whales ketika Steemit sudah berada pada era stable.
Pada saat itu tiba, dunia terdorong secara alami untuk beradaptasi dengan sistem blockchain. Dunia keuangan, teknologi, kesehatan, musik, dan bahkan pemerintahan akan lebih kokoh sebab basis kepercayaannya bukan lagi pada sistem yang tersentralisasi melainkan pada sistem terdesentralisasi, dan itu adalah blockchain technology. Tip!