Beberapa bulan yang lalu, saya melakukan perjalan Trip ke NTB (nusa tenggara barat) atau yang dikenal dengan kota Lombok. Semua orang sudah tahu bahwa Lombok sangat dikenal dengan destinasi wisata alam dan juga dijuluki sebagai provinsi 1001 mesjid. Namun, kunjungan trip pertama saya langsung ke desa sembalun, desa yang terletak dibawah kaki gunung rinjani. Keinginan besar saya mengunjungi desa sembalun adalah ingin melihat langsung desa dan rumah pertama di lereng Gunung Rinjani yaitu di Dusun Belek.
Desa atau dusun belek ini terdapat hanya 7 rumah asli yang umurnya mencapai ratusan tahun. Saya sempat bertanya banyak hal tentang dusun belek ini beberapa hal yang saya dapati adalah, rumah asli dusun belek ini berbeda dengan rumah suka sasak yang bentuk atapnya bulat, untuk pembuatan lantai hampir sama dengan rumah sasak terbuat dari tanah dicampurkan kotoran lembu dengan manfaat agar tidak ada nyamuk.
Untuk menempuh jarak ke desa sembalun butuh waktu kurang lebih 2-3 jam dari kota Mataram. Perjalanan yang cukup lama tapi terbayar dengan berbagai view luar biasa. Hal lainnya yang saya temui di desa sembalun adalah keramah tamahan masyarakatnya, mereka tidak sungkan-sungkan memberi senyuman dan menyapa orang baru.
Meski sekarang Lombok sedang mengalami musibah gempa dan desa sembalun salah satu desa yang lumayan parah terkenak dampaknya, saya berharap semoga semuanya segera membaik dan saya berharap rumah didesa belek tidak mengalami rusak berat karena itu salah satu destinasi tertua di dunia.