Nikmat Tuhan itu tersimpan dengan indah di negeri yang menawarkan wewangian kopi, Gayo itu akan dan tetap indah
Tanoh Gayo itulah nama yang tidak asing lagi di telinga oleh para pencinta pahitnya kopi dan penikmat panorama tersaji di Negeri di atas awan, pasalnya kebangkitan nama yang telah di perjuangkan oleh para seniman dengan tampilan Tari Guel, Didong dan Tari Saman yang sudah go international itu tidak lagi hal yang baru di indera pendengaran.
Seduhan kopi akan sangat lengkap rasanya jika di seruput sembari melihat kecantikan yang di tawarkan oleh tempat yang di sebut Takengon, dengan kemolekan danau Lut Tawar nya dengan sesaat menghipnotis para pencintanya.
Ah, Gayo kamu begitu berharga, kamu itu mahal, kaya mu membahagiakan jutaan insan untuk bersiap untuk senang
Nama tempat itu Buntul Rintis, tempat yang berdasarkan pengakuan dari pemiliknya baru di buka setelah lebaran Idul Adha pada tahun lalu, tempat yang menyajikan kincir angin, kupu-kupu raksasa dan taman-taman yang siap menyejukan hati itu, sangat di kelola dengan baik.
Jangan ada gundah apalagi galana untuk kamu yang akan singgah ketempat ini, karena lahan parkir yang tersedia, kamar mandi yang ada dan yang paling penting dengan modal Rp. 5000 kamu sudah bebas masuk dan gratis untuk parkir.
Angin yang berhembus di dataran tinggi memang membuat kamu dengan segera ingin menghangatkan tubuj dengan secangkir kopi, di sini kamu akan mendapatkan itu dengan mudah, karena pengelola nya memang keren, dia menyediakan menu untuk di lahap sembari mengintip awan-awan yang bertebaran di wajah Danau Lut Tawar
Pilihan menu
Gayo itu indah, rugi apabila kamu tidak berkesempatan berkunjung ke Gayo, karena Gayo itu milik kita
Sadra Munawar
05 Maret 2018