Kekayaan bukanlah jaminan untuk kesenangan, kebahagiaan, kemuliaan dan untuk mengobati kebosanan serta kejenuhan. Sebagaimana peristiwa yang pernah dialami oleh seorang wanita.
Suatu ketika, seorang wanita kaya menyatakan telah bosan menjalani rutinitas kehidupan, kemudian dia menjumpai seorang Ustad, sehinggga terjadilah percakapan antara Ustad dan Wanita tersebut:
WANITA : Mengapa hidupku membosankan seperti ini ya Ustad ? Padahal dari materi aku cukup !!!
USTAD : Barangkali Allah sudah bosan pada ibu.
WANITA : Lho kok bisa Allah bosan pada saya?
USTAD : Mengapa tidak !! Nama Ibu telah dicari dalam kumpulan orang2 yang shalatnya khu'syu', dalam shalat dhuha dan tahajud nama ibu tidak ditemukan. Dalam kumpulan orang2 puasa ramadhan, puasa sunah, sedekah dan infaq, nama ibu juga tak ada. Dalam daftar orang2 yg berhaji atau umroh apalagi, niatnya pun tak ada. Di daftar zikirullah, baca Al Qur'an dan tuntut ilmu agama, nama ibu pun tak tertulis. Lalu Allah cari nama ibu dimana? Ya wajar, akhirnya Allah bosan dan melupakan ibu !!
MENDENGAR PENJELASAN TSB, MENANGISLAH ibu tadi dan dari mulutnya keluar ucapan "ASTAU'FIRULLAH HAL AZIM. YA Allah, ampunilah dosa hamba MU ini yang telah lama melupakan diri MU"
WAHAI SAHABATKU : Mari kita segera kembali kepada Allah SWT, karena hanya Allah sajalah ZAT yang mampu menentramkan hidup kita. Pastikan agar nama kita ada dalam daftar2 tersebut. Selamat berjuang dijalan ya Allah ridhoi saudaraku.