Merasa terberkati ketika hendak mengocok telur ayam, eh satu butir berisi dua buah kuning telurnya. Alhamdulillah. Dan ini terjadi pada beberapa butir telur lainnya.
Telur ini saya beli satu kilo sekitar seminggu sebelum lebaran. Bukan buat bahan membuat kue, karena kami memang tidak pernah buat kue-kue. Tapi sesekali saya goreng, kalau Fahmi putra saya minta nasi goreng atau telur dadar.
Tadi pagi pun demikian. Fahmi mau makan dengan telur dadar. Segera saya membuatkannya. Ambil 2 butir telur dan ketika saya pecah masing-masing berisi 2 buah kuning telur. Luar biasa...
Ini kalau dieramkan dan menetas anak ayamnya jadi kembar kali ya?