aku seorang yang telat mengenal gusdur, dulu saat aku masih tinggal di daerah terpencil sana, aku hanya mendengar orang-oang berteriak gusdur adalah seorang presiden yang buta. Namun dibalik itu semua ternyata beliau adalah sosok yang memmiliki hati sangat lembut dan bersih, jiwa yang mengasihi seluruh makhluk tanpa harus bertanya apa agamamu dan apa suku warna kulitmu. Disaat semua ramalan-ramalanya jadi kenyataan, membuatku semakin kagum padanya. Tenanglah di peristirahatan terakhirmu wahai guru bangsa.