Banyaknya peracik kopi atau barista yang mengasah ketrampilan ini, Sehingga terlihat sangat mudah ketika membuat gambar di atas secangkir latte. Tapi tahukah kamu, bahwa dibutuhkan ketrampilan khusus yang tidak mudah dalam membuat latte art? Bahkan diperlukan sedikit ilmu science untuk secangkir latte diapresiasikan lebih dari sekedar minuman.
The number of coffee or barista peracik that honed these skills, so looked very easy when making a picture on a cup of latte. But did you know that special skills are needed that are not easy to make a latte art? Even a little science is needed for a cup of latte to be appreciated more than just a drink.
Latte art tidak sekedar membubuhkan susu di atas espresso. Latte art terjadi akibat bantuan susu yang dipanaskan dengan steamer atau frother yang akan membentuk microfoam. Susu yang telah menghasilkan microfoam inilah yang di tuangkan oleh barista di atas espresso dan bisa dibentuk menjadi beragam gambar yang di sebut latte art.
Latte art does not just put milk on espresso. Latte art occurs due to the aid of heated milk with steamer or frother which will form the microfoam. Milk that has produced microfoam this's poured by the barista on espresso and can be formed into a variety of images called latte art.
Jika seorang pelukis membutukan kanvas dan kuas, Maka barista membutuhkan Milk jug untuk melukis di atas cangkir. Milk jug merupakan kuas dalam seni latte. Selain milk jug, dibutuhkan juga motta latte art pen dalam menghias latte agar menjadi lebih indah. Selain itu, bisa juga digunakan tusuk gigi untuk mempermudah menggambar aneka tekstur atau pola yang lebih rumit.
If a painter needs a canvas and a brush, then a barista needs nilk jug to paint over the cup. Milk jug is a brush in latte art. In addition to milk jug, it takes also motta latte art pen in decorate the latte to be more beautiful. In addition, can also be used toothpick to facilitate drawing a variety of textures or patterns more complicated.
all photo by;