Selamat Sore Sahabat
Setiap teguk kopi manis yang kita nikmati bersama setiap hari, akan menjadi saksi atas jalinan persahabatan sejati yang selama ini kita simpul seerat-eratnya.
Kita Ketawa dan bercerita setiap saat, membagi cerita adalah hal yang sering kita lakukan bersama sahabat dan teman, namun yang paling penting dari keduanya adalah sosok pahlawan di saat kita membutuhkan dengan situasi tertentu.
Teman dan sahabat merupakan 2 kata yang berbeda karakter, kita mampu memiliki teman banyak sebanyak buih di lautan, tapi belum tentu mampu mencari sahabat walaupun satu orang.
Teman datang disaat kita ceria, disaat kita berada di tahta yang empuk, juga dikala ketika kita dalam menaiki tangga kesuksesan.
Namun sahabat adalah mampu menjadikan persahabatan menjadi sesuatu yang bermakna, datang dalam situasi sedih, gundah, gelisah, susah, cemas, dan apapun. Karena persahabatan hanya ingin sahabatnya sukses dan tersenyum bersama.
Sahabat tidak selamanya harus bersama, tidak mesti pula harus meneguk kopi secara bersama di atas meja yang sama. Tidak pula harus menghubungi setiap saat walaupun memiliki paket telpon gratis. Namun persahabatan selalu ada walaupun tidak bersama.
Menciptakan persahabatan tidak bisa dengan kata, tidak pula dengan perjanjian, bukan juga dengan saling membayar kopi dan memberi rokok, tapi persahabatan lebih kepada komitmen dan kesetiaan tanpa kepentingan.
Jika pun saat ini aku tidak bergurau didepan mu, tidak menemani untuk menikmati kopi, tapi aku selalu KEPO tentang apa yang kamu lakukan setiap hari. Aku tidak perlu tau kamu sedang tersenyum, tapi aku ingin tau ketika kamu menangis dan mengeluh.
Bagi ku, persahabatan adalah tempat meminta pendapat dan saran di kala ada masalah, karena hanya sahabat yang mampu menyalakan lampu di saat gelap. Bukan mematikan lampu di saat terang. Makanya aku hanya ingin tau disaat sahabat ku sedang susah bukan di saat senang.
Tidak perlu bersama jika kesetiaan persahabatan telah kita ciptakan.