Sahabat Steemit
Mereka hanya buruh kasar. Mereka berjuang di negeri sendiri untuk mendapatkan sesuap nasi. Dengan penghasilan 80-100 ribu perhari menghidupi anak dan istri. Sungguh miris hidup dinegeri yang kaya seperti ini.
Lapangan kerja yang sulit, pendidikan yang mahal, apalagi jika tidak memiliki skill. Menjadi buruh adalah solusi yang dipilih daripada berpangku tangan mengharapkan perhatian pemerintah.
Janji tinggal janji, banyak butir yang digaungkan saat kampanye yang tidak terealisasikan. Akan tiba saatnya mereka yang akan mengemis kepada para buruh. Semoga tidak jatuh ke lubang yang sama.