
From the story, this khop coffee stems from the habit of coastal residents in West Aceh who drank coffee in a long time. Once a message of coffee, taken a sip and then left to work in the sea and other activities.
In order for coffee to remain warm and not polluted by dust and dirt, so the glass is reversed, so when the buyer returned after fishing in the sea (work), they can still enjoy the coffee again. That's a bit of Khop Coffee history.
Kupi Khop, Sensasi Unik Minum Kopi di Aceh
Kupi khop kini mulai dilirik banyak peminum kopi di Kota Banda Aceh. Tak hanya warga lokal tapi juga wisatawan yang berdatangan ke Banda Aceh.
Cara minum kopi khop terlihat aneh jika orang tersebut belum melihatnya, karena kopi ini beda dengan kopi lain. Cara minum kopi khop yaitu dengan gelasnya terbalik, pakai sedotan dan rasanya tetap kopi. Tak enak rasanya minum kopi tanpa cemilan, boeh rorom menjadi salah satu cemilan favorite yang ada di aceh jika kita minum dengan kopi khop kenikmatannya menjadi luar biasa. Jika teman teman steemit berkunjung ke Aceh jangan lupa menikmati kopi khop dan boeh rorom :)
Dari kisahnya, kupi khop ini bermula dari kebiasaan warga pesisir di Aceh Barat yang minum kopi dalam waktu yang lama. Sekali pesan kopi, diminum seteguk kemudian ditinggal untuk bekerja di laut maupun aktivitas lainnya.
Agar kopi tetap hangat dan tidak tercemar debu dan kotoran, makanya gelasnya dibalik, jadi saat si pemesan kopi tadi kembali setelah memancing ikan di laut (bekerja), mereka masih bisa menikmati kopinya lagi. Itulah sedikit sejarah Kopi Khop.
![image](