Sekali lagi saya tegaskan, jika tak ada pelajaran yang mampu kau ulang kaji, ulang baca, ulang pahami, maka atas apa kau tunjukkan lebihmu?
Persis seperti kata-kata bang za bila kau seorang penakluk rimba, belum tentu kau mampu menaklukkan lautan. Selain kau temui primata, ada gelombang dan badai besar yang sigap menghadang.
Lalu, kita kembali lagi mengenai pelajaran. Pelajaran apa yang akan kau pelajari mulai hari ini? Aku bukan lupa, hanya saja tak enak mengatakannya.
Berhentilah berbusung dada pada mereka-mereka yang tak punya dada, sebab dada-dada yang busung hanya ada pada seorang pesakitan.
Sekali lagi, hanya ada pada seorang pesakitan. Berhentilah memakan semua Toa mesjid, gelas warung kopi, dan kursi-kursi WAG. Sebab kita semua mahkluk sosial yang tak luput dari ego sektoral. Yang suatu waktu akan membunuh.
Sebenarnya aku tak enak, tetapi akan kusampaikan pelajaran apa yang harus kau pelajari. Pelajaran menghargai orang lain. Sekali lagi, Pelajaran menghargai orang lain! Toke Suman!
Hidayatullah Habibi
Rakyat Jelata