Sakit adalah anungrah yang maha kuasa. Sebagai manusia kita hanya berusa dan berdoa atas pemeberian tuhan. Setiap insan didunia ini pasti pernah merasakan yang namanya sakit. Tapi yakinlah pasti ada muzjizat yang datang untuk sebuah kesembuhan.
Waktu menunjukkan pukul 8.30 pagi, saya sudah berada di RSUCM Cut Mutia untuk untuk menemani orang tua saya berobat, seperti biasanya dalam sebulan 4x mengunggungi rumah sakit tersebut.
HAL YANG HARUS DILENGKAPI UNTUK PASIEN RAWAT JALAN
Pertama, kita ambil nomor antri di loket yang sudah dosediakan disana, semua berkas persyarakan harus dilengkapi, seperti surat rujukan dari Puskesmas, BPJS, Kartu Tanda Kependudukan (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan dan kartu berobat yang sudah dikelurkan dari rumah sakit tersebut.
Setelah semua berkas sudah lengkap, kita diharapakan untuk menunggu di depan loket dan mendengarkan pemanggilan nomor antrian satu persatu, sesuai dengan nomor atrian kita masing masing. Kalau merasa kurang jelas kita bisa bertanya kepada petugas yang ada disana.
Terlihat pula, beberapa orang yang mengecek dan menerima berkas untuk berobat jalan. Semoga berkas tersebut tersusun dengan rapi, sesuai poli yang dituju, ada poli jiwa, poli mata dan beberapa poli lainya.
Pada Senin, 17/8/2017 diberitakan di media Serambi Indonesia, bahwa pihak RSUCM akan terapkan layanan sidikjari bagi pasien yang berobat ke rumah sakit tersebut. Yang pastinya ketika berobat tidak usah bawa KTP, KK dan BPJS.
Kebijakan itu baik ataupun tidak, yang pasti kami menunggu pelayanan kesehatan di RSUCM Cut Mutia Aceh Utara yang lebih baik.