Sumber: google
Aceh punya sejarah yang tercatat dengan tinta emas zaman, mulai dari daerah modal, pesawat RI-001 dan RI-002, Emas Monas, Baitul Asyi dan masih banyak hal lain jika ditelisik lebih jauh.
Sekaran sejarah itu telah menjadi kenangan, akibat dari kebaikan dan ketulusan hati Aceh terhadap saudara yang katanya seiman tapi menusuk dari belakang.
Image from google
Dari catatan sejarah tersebut, hari ini hanya Tanah Wakaf Habib Bugak di Mekkah yang masih tersisa dan hasilnya dinikmati langsung oleh Aceh.
Dari berita yang beredar di berbagai media, sekarang sudah mulai disasar oleh orang-orang yang kita berikan kepercayaan dan ketulusan dimasa lalu. Miris memang, namun apa hendak dikata Indatu Aceh dahulu sudah terlampau baik kepada mereka. Tapi kebaikan tetaplah baik, meskipun dianggap salah pada akhirnya.
Harta waqaf Aceh (Baitul Asyi) di Mekkah sekarang sudah berkembang pesat, terdiri dari beberapa hotel mewah.
Ramada Hotel 1000 kamar, Elaf Hotel 270 kamar, Wakaf Abi Bugak Asyi 343 kamar, dan apartemen. Nilainya sekarang diperkirakan lebih dari Rp 20 Trilliun. Menggiurkan bukan?
Baitul Asyi, Wakaf Aceh di Mekkah kini telah berubah jadi Hotel Berbintang..
Semoga tidak berpindah tangan sampai dunia kiamat dan Habib Bugak Al-Asyi Allah tempatkan bersama para Nabi dan Syuhada. Alfatihah...