Salam buat Steemians
Kehidupan masa bocah syeh Abdul Qadir Al-Jilani (Ada juga yang menyebutnya Al-Jailany, al-Kilany padahal lakab/nama belakang beliau itu dinisbahkan kepada daerah kelahiran beliau di Iran yaitu Jilan. Di Aceh beliau terkenal dengan Al-Jailany baik bagi kaum santri maupun kaum pencak silat) luar biasa menarik untuk dipaparkan kepada semua tingkatan usia untuk menjadikannya sebagai salah seorang manusia super dalam menghambakan jiwa-raga kepada sang Pencipta.
Beliau adalah ulama besar pada abat4 H. Masa kehidupan beliau berbarengan dengan ulama tasawuf besar lainnya yaitu imam Al-Ghazaly. Dikisahkan bahwa saat usia beliau satu tahun beliau bisa berbicara tentang perkara hilal bulan Ramadhan. Sering saat hendak bermain, ada suara gaib yang melarangnya bermain sehingga syeh kecil ketakutan dan pulang memeluk bundanya.
Pada kesempatan lain saat hendak membantu bunda bertani (Ayah beliau wafat saat beliau masih bayi) ada seekor keledai yang bisa ngomong bahwa dia bukan untuk bertani diciptakan Allah. Beliau ketakutan dan naik ke atap rumah dan dari sana ada keanehan lain yaitu beliau melihat jamaah haji wukuf di Arafah. Padahal ita tahu bahwa tak mungkin kita mampu melihat jamah haji dari negeri Iran ke Mekah.
Source:https://ala-nu.com/syekh-abdul-qadir-al-jailani/
Sekian dahulu dan sampai bersua kembali