Saat pintu langit tertutup
Do'a-do'a sudah tak terdengar
Maka saat itu
Aku mengetuk pintu langit beribu-ribu ketukan
Hingga pintu langit mau mendengar
Saat pintu langit tertutup
Do'a-do'a sudah tak sampai
Maka saat itu
Aku mengetuk pintu langit beribu-ribu ketukan
Hingga pintu langit sampai terbuka
Saat pintu langit tertutup
Do'a-do'a sudah tak berarti
Maka saat itu
Aku mengetuk pintu langit beribu-ribu ketukan
Hingga pintu langit menerima Do'a-do'a
Saat pintu langit masih tertutup
Do'a-do'a sudah terkunci
Maka saat itu
Aku mengetuk pintu langit
Hingga kunci pintu langit terbuka lebar
Saat pintu langit tertutup
Do'a-do'a sudah tak terdengar
Do'a-do'a sudah tak sampai
Do'a-do'a sudah tak berarti
Do'a-do'a sudah terkunci
Pintu langit sudah beribu-ribu di ketuk
Namun langit tetap tertutup
Maka saat itu
Seluruh nafas, hidup, dan matiku
Semua kupasrahkan pada Ilahi
Pemilik nafas, hidup, dan matiku