pertemuan dan perpisahan adalah sunnatullah di muka bumi. aktivitas keseharian kita menuntut kita untuk bertemu dengan orang lain. pertemuan itu mengakibatkan interaksi antara individu yang kemudian terakumulasi dalam ikatan persahabatan maupun persaudaraan
ketika saya mulai mengikuti perkuliahan banyak orang-orang baru yang belum saya kenal, rutinitas perkuliahan mingguan membuat kami sering bertemu. ketika masa perkuliahan berakhir dan dimulainya penelitian rutinitas pertemuan menjadi jarang. hal ini kemudian menyebabkan seakan-akan ada yang hilang, inilah yang disebut dengan perpisahan
sebenarnya, dikehidupan dunia tidak ada yang namanya perpisahan karena kelak suatu saat nanti kalau nyawa masih dikandung badan, meski tidak sering tapi pasti akan bertemu lagi walau dengan suasana atau tempat yang berbeda.
perpisahan di dunia hanyalah karena jarak dan waktu namun dengan kemajuan tekhnologi pada masa ini, jarak dan waktu bukanlah suatu masalah besar, yang menjadi masalah utama adalah kemauan untuk saling menjaga ukhuwah yang tercipta.
walau tidak bertemu muka namun bisa bertegur sapa, walau tidak lewat suara bisa juga lewat tulisan
mudah-mudahan kita akan saling mengingat, saling memaafkan, saling membantu, mendukung, mendo'akan. jangan pernah merasa sombong, merasa lebih hebat walau setinggi dan sekaya apapun kita kelak.
tampillah apa adanya dengan segala kelebihan dan kekurangan kita, karena kita adalah sahabat sejati.