Sahabat steemians, kali ini kita akan membahas salah satu hasil karya tadisional dari daerah Pidie Aceh.
Jalan berlubang dan berkerikil terbentang sejauh mata memandang. Hamparan sawah yang luas juga mengapit kiri dan kanan ruas jalan menuju Gampong Pu'uk, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie. Dari Kota Sigli menuju Gampong yang terkenal sebagai penghasil gerabah, setidaknya butuh waktu 20 menit untuk menuju desa tersebut.
ratusan gerabah berbentuk belanga, priuk, dan peralatan dapur lainnya tersusun rapi. Dijemur di bawah terik matahari untuk mendapatkan hasil yang lebih baik sebelum dibakar bara api.
pekerjaan pembuatan gerabah yang berupa belanga, periuk dan lain-lainnya dibuat oleh para ibu-ibu desa tersebut, yang merupakan warisan dari nenek moyangnya.
pembuatan belanga dari tanah liat tersebut telah turun temurun dilakoni oleh penduduk kampung tersebut mulai dari kecil, sehingga sudah menjadi suatu yang mudah, walaupun keliahatannya sangat sulit untuk membuatnya dikarenakan pembuatannya dilakukan secara menual alias tidak memakai mesin.
Hal tersebut juga didukung oleh ketersediaan material tanah liat yang melimpah dengan kualitas yang bagus sebagai bahan baku.
Lumrahnya, para ibu-ibu setempat butuh waktu 3-4 hari untuk menyediakan gerabah dalam jumlah tertentu. Setidak-tidaknya dapat memproduksi 70-80 gerabah dalam berbagai bentuk selama rentang waktu itu.
itulah sedikit ulasan salah satu ciri khas masyarakat Aceh Pidie :)