Hai sahabat steemit semua....!
Kali ini saya mencoba menulis sepintas perjalanan sehingga saya mengenal dunia steemit.
Berawal dari percapakan dengan
disela-sela minum kopi,pembahasan mereka membahas mengenai dunia stemit,cara bagaimana memposting,meng upvote dan melakukan readem.Sehingga aku pun tertarik untuk bergabung kedalam percakapan dua anak manusia ini
Menurut dari penuturan meraka steemit itu sama halnya seperti media sosial lainnya namun di steemit kita akan di bayar dengan SBD setelah melakukan post dan harus menunggu selama tujuh hari untuk melakukan Cleam Reward
Maret 2018 saya pun mendaftar akun steemit supaya bisa bergabung dengan mereka dan juga kawan-kawan lainnya yang sudah lebih dahulu mengenal dunia steemit.
Akun saya di daftar oleh ,Setelah mendaftar kita harus menunggu balasan Email lebih kurang dua minggu lamanya
menuturkan.
Setelah saya memiliki akun, saya hanya bisa melakukan post dan bagaimana cara melakukan upvote,selebihnya saya tidak mengerti sama sekali.karena merasa tidak ada ketertarikan saya berkesimpulan untuk meninggalakan steemit
Memasuki pertengahan bulan April,di sebuah warung kopi ternama di kecamatan Paya Bakong,Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Sambil ngopi bersama teman-teman lainnya saudara bersama
menanyakan perkembangan sudah sejauh mana saya berinteraksi dalam dunia steemin.Saya pun bersila bahwa sudah meninggalkannnya.
Beliau mencoba menjelaskan mengenai apa itu SBD,STEEM dan STEEM POWER
Nah,kenapa hingga hari ini saya begitu bersemangat untuk melakukan post dan aktif di dunia stemit.
Dua sesupuh inilah yang menjelaskan panjang lebar dan membimbing saya mengenai dunia stemit.Sehingga semangat ku pun membara untuk berinteraksi bersama kawan-kawan lainnya.
Ditopang juga oleh komunitas “Steemians Pante”.
Dimana kawan-kawan di komunitas itu sudah lebih dahulu bergabung
juga menjelaskan bahwa di stemit ada yang namanya kurator.Kalau di Indonesia ada semisal
,
mereka itu yang memperkenalkan stemit kepada seluruh penjuru Nusantara.
Jujur,dengan mengenal steemit saya jadi lebih banyak membaca dan mencoba untuk belajar menulis.karena tanpa membaca sudah pasti kita tidak mampu untuk menulis.....!!
Wassalam..