PENDAHULUAN
idocrase berasal dari kata Yunani 'eidos' dan 'krausis' yang masing-masing menerjemahkan sebagai 'bentuk' dan 'campuran'; mengacu pada kristal, yang sering menunjukkan campuran bentuk mineral lainnya. Idocrase pertama kali diidentifikasi pada tahun 1795 oleh gemologist Jerman terkenal, Abraham Gottlob Werner. Werner juga orang pertama yang menemukan chrysoberyl yang merupakan kelompok mineral lain pada batu permata yang sangat terkenal dengan sebutan mata kucing nya. Werner juga merupakan mentor dari Friedrich Mohs, pencipta 'skala kekerasan Mohs ' dan definisi skala tersebut masih digunakan hingga saat ini. [Sumber](http://
.blogspot.com/2014/12/tentang-batu-idocrase.html?m=1)
Idocrase jenis ini hampir di temukan di seluruh benua di dunia. Untuk pangsa lokal jenis ini di temukan di Sumatera Barat dan Aceh.
Jenis ini di dominasi oleh warna hijau dengan lumut yang mengental di dalam nya, dengan kristal yang bagus membuat banyak di buru oleh para Gemslover.
KANDUNGAN MINERAL
Idocrase memiliki ukuran indeks bias 1,700-1,723, sedikit lebih rendah dari spinel dan garnet. Hal ini sedikit lebih lembut daripada kuarsa, peringkat 6,5 pada ukuran skala kekerasan Mohs. Kristal Idocrase terbentuk dalam struktur tetragonal. Bentuk besar yang umum dan bisa sangat sulit untuk membedakan dengan garnet grossular.[Sumber](http://