Selamat siang Dunia
Makanan tradisional Aceh berikut ini adalah salah satu warisan dunia yang masih bisa dinikmati oleh semua kita sampai saat ini.
Apam.... Ya.. Apam... begitulah nama makanan yang terbuat dari bahan dasar tepung beras ini. Konon kabarnya berasal dari Arab, sebagian berpendapat dari Cina dan sebagian lainnya berpendapat berasal dari India. Yang pasti, dia hadir ke tanah Aceh menjadi anggota baru dalam deretan makanan khas Aceh sejak Aceh sendiri menjadi salah satu kawasan raksasa maritim dunia termasyur saat itu.
Apam yang rasanya tawar atau terkadang sedikit asin, telah duduk berdampingan bersama cita rasa lidah Aceh yang begitu kaya rempah. Bahkan bagi sebahagian orang disaat tidak selera mengunyah nasi dapat menggantinya dengan apam. Jika di India apam disantap dengan kuah kari, di Aceh apam dicelupkan kedalam semangkuk santan bercampur pisang yang bernama Kuah Tuhee khas racikan Aceh.
Seperti apam dan kuah tuhee, begitulah cara budaya menjadi pemersatu, menemukan bentuk dan pertapakan barunya. Dia melakukan reintegrasi kesemua umur, bahasa dan rasa. Budaya tidak akan mati hanya karena kekurangan peminat, dia selalu kreatif melakukan penyusuaian dengan zaman. Mari pelihara budaya agar senantiasa dia hadir mengisi aroma udara kehidupan sampai keanak cucu kita kelak.
Ingin rasanya mengajak segenap steemian mencicipi apam. Mungkin disuatu saat jika diberi umur dari Nya.