Dear steemians
Source
Satu lagi binatang langka yang sangat diburu adalah trenggiling, binatang darat yang bersisik ini diduga banyak mengandung manfaatnya, baik dagingnya untuk konsumsi bagi sebahagian warga asia seperti Thailand dan Singapore, atau darahnya untuk keperluan medis.
Namun dibalik dari pada itu ada manfaat tersembunyi yang hanya sebahagian kecil saja yang mengetahuinya. Bukan sembarang manfaat, ternyata, menurut hasil penelitian, sisik trenggiling banyak digunakan untuk racikan pembuatan narkoba jenis shabu-shabu.
Source
Pantesan, ternyata hewan dilindungi ini bisa menjadi incaran mafia shabu-shabu. Oleh karena itu, di Indonesia sendiri sangat dilarang untuk memburu binatang ini, selain populasinya yang semakin punah, juga karena di salah gunakan nantinya.
Tahukah anda berapa dijual trenggiling perkilonya?
Di Indonesia harga trenggiling perkilonya mencapai Rp.250.000,-/kg, sementara di Amerika atau Singapura bisa mencapai 1 juta/kg, wow, menggiurkan. Tapi ingat memburu trenggiling sangat beresiko tinggi, bisa-bisa anda akan bermasaalah dengan hukum yang berlaku.
Source
Trengiling biasanya keluar pada waktu malam hari untuk mencari makan, mungkin karena pergerakannya yang agak lemah sehingga binatang ini keluar pada saat sepi agar tidak ada gangguan. Makanannya pun hanya semut atau rayap pada kayu yang sudah lapuk. ![image](
Binatang ini sering keluar pada saat musim kemarau, karena tanah tempat mereka bersembunyi terasa panas, atau karena ketersediaan makanannya habis. Biasanya pada saat tersebut kesempatan bagi manusia untuk mendapatkannya apalagi trenggiling tidak bisa lari cepat sebagaimana binatang hutan lainnya.