Sikatan bubik ( muscicapa dauurica ) namanya, ukurannya seukuran burung gereja. Berwarna cokelat, dengan paruh merah dan kaki abu-abu. Setiap tahun melakukan ritual penting dalam kehidupan, yaitu bermigrasi.
Ritual penting ini selalu berulang setiap tahun, dari generasi ke generasi.
Mereka melakukan migrasi dikala bumi belahan utara sudah menjelang musim dingin, setiap awal bulan agustus mereka sudah mulai bergerak ke asia, termasuk ke indonesia.
Rata-rata sampai ke indonesia bulan november, dan menetap di indonesia hingga akhir maret, mereka akan kembali ke daerah asalnya, untuk persiapan kawin.
( sikatan bubik muda )
Untuk melakukan pengamatan burung ini, tidak sulit karena burung ini senang dijumpai, di hutan-hutan kecil diperkotaan , juga di pohon-pohon dipekarangan, burung ini jenis pemakan serangga. Saya ingat sekali saat pertama sekali melihat burung ini beberapa tahun lalu, dan hingga saat ini jadi kebiasaan setiap tahun untuk memperhatikan kehadiran burung tangguh ini.