Bidadari kecil kami yang Allah titipkan untuk melengkapi keluarga kecil ini. Dulu, kami menikah pada pertengahan tahun 2014. Sembuilan bulan lamanya kami menantikan buah hati, tak sedikitpun kami menyangka, Allah begitu baik memberikan amanah kepadaku yaitu "aku positif hamil" di tengah cobaan berat yang menimpaku atas kepergian ayahanda untuk selama-lamanya.
Sembilan bulan kemudian Anbiya lahir ke dunia melalui operasi secar. Awalnya, aku dan suami sangat yakin bahwa aku bisa melahirkan secara normal. Namun nasib berkata lain, ternyata kehamilanku difonis sebagai kehamilan preeklamsi oleh dokter, dimana seluruh tubuhku bengkak disertai dengan tensi darah yang cukup tinggi. Maka dari itu, kehamilanku harus segerera diakhiri.
Setelah menempuh perjuangan menahan rasa sakit yang amat sangat tak pernah kurasakan sebelumnya atas rangsangan terhadap janinku supaya memudahkan terbukanya jalan lahir, akhirnya 13 jam kemudian sesosok bidadari mungil dengan kulit yang masih memerah lahirlah ke dunia yang kemudian kami beri nama "Anbiya Khaliluna" yang mempunyai arti kekasih para nabi.
Kini anbiya semakin tumbuh menjadi anak yang lucu, dengan usianya yang baru 6 minggu, banyak hal istimewa yang sudah ia tunjukan kepada kedua orang tuanya. Semakin hari pertumbuhan dan perkembangannya semakin baik. Insha Allah kami akan merawat, menjaga dan membesarkannya dengan sepenuh hati dan penuh dengan kasih sayang. Semoga apa yang kami lakukan selalu dirahmati oleh Allah. Amin3x Yaarobbalalamin.