Kusam
Saat membuka album kusam.
Aku jadi mengingat sebuah kisah.
Tentang impian dan cita - cita lama
Yang ingin di ubah jadi hal nyata
Dulu nampak ingin ku bergelut
Dalam tarikan nafas cepat yang memburu
Bisikan kekuatan dalam jiwaku
Bisikan keinginan dalam diriku
Tanpa rasa takut aku menatap matanya tajam
Amarah membeludak ingin sekali aku memukulnya
Suara penonton nyaris tak bisa ku dengar
Hanya bisikan satu yang berkata "cepat hajar saja"
Gairah mengalir deras dalam jiwa
Rasanya aku tak mau berhenti tuk berjuang
Aku pantas untuk mendapatkan sebuah kebanggan
Karena aku tak pernah menyerah
Dan...
Kini aku hanya bisa mengingatnya
Terdiam nyaris tak berkata
Ku katakan pada diriku tuk mulai mencari aroma baru
Yang akan membuat sedap kehidupan baruku.
Ciparay, 22 mei 2018
Getha chan
Gambarku tahun lalu
Yang di atas adalah lukisan kang Deni, atau sering di sebut dengan sebutan kang Acong. Dia adalah atlit National Tarung Derajat yang sangat - sangat ku kagumi. Bagaimana tidak? Parasnya yang tampan mampu membuat hatiku bergemuruh, di tambah lagi ia adalah atlit bela diri. Bisa - bisa angin putih beliung berseliweran di hatiku. Wkwk
Sejak pertama ikutan kejuaraan aku sudah ngefans ma kang achong ini, karena meskipun tubuhnya mungil tendangannya itu kuat banget. Sampai bisa meluluh lantahkan hati setiap wanita.
Namun satu hal yang paling penting dia adalah pemicu semangaat ku untuk menjadi orang yang lebih hebat dari sebelumnya. Sebelum aku memutuskan untuk berhenti berkelahi.
Sudah waktunya aku pensiun dari wanita tangguh menjadi wanita yang anggun. Haha.
Biarlah sosok yang akan mendampingiku itu berusaha untuk melindungiku.
Kan ga lucu.
Waktu ada copet, pria itu akan berdiri di belakangku dan mendorongku untuk melawan para pencopet.
My last fight
Terlebih lagi, menggambar dan menulis sekarang sudah banyak menyita waktuku.
Sedikit saran sih untuk kalian. Para pria :
Jangan lupa olahraga ya biar perut kalian kayak roti sobek hehe.
Oke!