Hello steemians...apa kabar ?
Manis Manja Group merupakan grup vokal dangdut yang berdiri sejak tahun 1992. Di kalangan ayah-ibu, om-tante, bahkan kakak-kakak kita yang kelahiran 80-an dan 90-an, pasti familiar dengan lagu-lagu yang dibawakan lima biduan cantik yakni Ine Sinthya, Murni Chania, Lilis Karlina, Yulia Citra, dan Kitty Andry ini. Lagu-lagu mereka memang gampang diingat, serta memiliki alunan musik yang bikin badan pengennya bergoyang.
Namun kali ini saya tidak ingin membahas group dangdut tersebut. Tersebutlah sebuah group dangdut modern di tanah Gayo dengan nama grup sama dengan grup dangdut diatas, ya nama grup musik ini bernama Manis Manja Gayo. Penabalan nama Gayo di belakang adalah untuk menjustifikasi kehadiran perempuan-perempuan Gayo dalam sebuah grup ini berasal dari tanah Gayo.
Grup ini beranggotakan Ayu Kartika, Shanty, Suryani, Jakirah, Ana Ani, Leni Gustiara dan Lia Syerlina yang diproduseri oleh Gumara melalui Gumara Entertaiment tahun 2016. Dalam beberapa judul lagunya menyampaikan beberapa pesan sosial kepada kita semua tentang dampak negatif dari media sosial. Penyampaian pesan dalam lagu ini disampaikan dengan kocak dan tapi to the point dengan kiasan-kiasan yang benar-benar tepat. Jujur, saya baru pertama kali mendengarkan tertarik kepada liriknya, bukan kepada para perempuan-perempuan yang mendendangkan lagu tersebut.
Diantaranya dalam judul lagu Facebook. Mari kita perhatikan lirik lagu Facebook berikut ini.
Artinya :
Sungguh jago dan pandai, akalnya tak bisa ditandingi.
Orang Luar Negeri Penciptanya, Made in Japan dijuluki.
Sungguh laris manis, hingga handphone 2 masing-masing di tangan.
Dari mulao bangun tidur, belum cuci muka sudah facebokan.
Artinya :
Jaman sudah berubah, jaman sekarang jaman facebookan. 2 x
Artinya :
Pertama buat email, trus tempel ke tautan.
Alamatnya bisa disetel, nama Amel ditulis Wulan.
Pasang foto agak centil, hilang adab hilang malu.
Waktu pun fotopun agak berlagak, biar nampak mentel bagi kaum laki.
Artinya :
Jaman sudah berubah, jaman sekarang jaman facebookan. 2 x
Artinya :
Ini jaman sudah maju, mencari teman tidaklah buntu.
Lewat facebook nyari jodoh, pencet melulu dengan tambah teman.
Ini jaman sudah maju, adat dari kakek turun temurun tinggal di sudut.
Kalau masa buyut saling melihat, masa sekarang pakai jaringan.
Foto masih bujang dijadikan perayu, karena fotomu dalam facebook.
Foto ganteng masa SMU, saat bertemu udah kayak Tarzan.
Artinya :
Buka Facebook semua ingin, pulsa internetpun tidak bisa tidak ada.
Anak sekolah udah beriring-iring, buka medsos undang wartawan.
Orang tua udah dalam keadaan kesempitan, uang dalam dompet udah kesusahan.
Pesan uang belanja sampai merepet, rupanya habis untuk paket satu bulan.
Artinya :
Facebook ini jago betul, yang membukanya tidak akan bosan.
Pacar dulu memasang foto, hampir tiap hari dilihat-lihat.
CLBK masa muda, agak terkejut saat masuk pesan.
Apa kabar awal pesan, berlanjut kemudian minta jajan.
Artinya :
Sembunyi-sembunyi lihat foto, kena pukul sama suami.
Rumah tangga jadi kacau, talak tiga pun jatuh karena facebookan.
Penjual paket dapat rupiah, suami di sawah kena gampar istri.
Artinya :
Dunia maya jalannya mulus, buka situs jangan sembarangan.
Facebook dapat menembus pikiran, namun banyak kasus yang ditimbulkan.
Banyak komentar dan desas desus, gara-gara status bisa saling tidak berbicara.
Kalau dikritik udah seperti orang kena tetanus, kadang juga bisa melengserkan jabatan.
Artinya :
Facebook dan dunia maya, banyak berita dimuat di halaman.
Dibuat judulnya pun istimewa, pakai tanda tanya buat orang jadi penasaran.
Titik-titik di ujung kata, pas dibuka rupanya gambar setan.
Honda Jumping (jemping) judul berita, rupanya gambar orang sedang buat (congkel) bakwan.
Artinya :
Ini era teknologi, banyak bertebaran aplikasi.
Ada yang buruk, ada yang baik, semua jadi pertimbangan diri.
Main facebook harus hati-hati, bisa rugi masa depan.
Kalau baik bisa diambil, kalau buruk ya ditinggalkan.
Artinya :
Jaman sudah berubah, jaman sekarang jaman facebookan. 2 x
Sahabat steemians..
Salah satu ciri khas lagu gayo adalah lagu-lagu yang dibuat sangat jarang sekali berkaitan dengan cinta-cintaan. Mayoritas lagu gayo memang secara sastra mempunyai nilai seni yang tinggi, tema yang diangkat kebnayakan adalah tentang alam gayo, budaya gayo, kopi dan permasalahan sosial. Apa yang diungkapkan oleh Manis Manja Gayo diatas adalah salah satunya.
Manis Manja Gayo dalam hal ini menceritakan bagaimana efek negatif dari penggunaan media sosial yang tidak dipergunakan secara bijak oleh kita. Fakta bahwa banyak anak yang kemudian berbohong kepada orang tua demi adanya paket di smartphonenya. Demikian pula masalah rumah tangga yang kerap muncul karena kecemburuan pasangan akibat suami/istrinya jumpa dan berkomunikasi secara intens dengan pacar atau sang mantan.
Muatan pesan dalam lagu ini juga sangat kuat, bahwa meskipun di zaman sekarang kebutuhan terhadap media sosial sudah tidak dapat dihindari, maka ambillah manfaatnya seperti saling ingat-mengingatkan, jalan dakwah dan melebarkan relasi yang baik, sebaliknya hal-hal buruk seperti akses pornografi dijadikan perhatian bagi anak-anak, begitu juga akses terhadap hal-hal buruk lainnya seperti medsos yang digunakan untuk menyebarkan kebencian sebaiknya dihindari dan ditinggalkan.
Saya bangga terhadap grup ini, meski tampil modern namun pesan-pesan sosial dan disampaikan dengan jiwa dan seni tinggi tetap jadi hal yang utama. Semoga tulisan ini bermanfaat dan segala pesan di dalam lagu ini dapat jadi panduan kita dalam bersikap terhadap media sosial.
Terimakasih dan salam hangat dari saya
Follow and vote if you think useful, and resteem if you care.
For Community Discord, Please Join us Here...
Join eSteem Discord
Join Steemit Indonesian Community Discord
Join Silentzen Discord
Join sevenfingers discord
Join steempreas discord