How are you all? Hope you don’t get prank that bad today! It’s April Mop!
Apa kabar semua? Semoga semua baik-baik saja dan selalu bahagia.
Normally we do portrait drawing with sample image to make it easier for us to have a real portrait drawing, at least we could get the character and the lights. But, I try to draw portrait without any sample image, just from my imagination. This technique really need focus, otherwise it will be too easy for us to loose the image that we have in our own imagination.
Biasanya kita menggambar potret dengan menggunakan foto sampel untuk memudahkan kita mendapatkan potret yang mirip, paling tidak kita bisa mendapatkan karakter dan mengambil contoh bayangannya. Namun, saya mencoba menggambar potret tanpa contoh sama sekali, hanya berdasarkan imajinasi saya sendiri. Teknik ini membutuhkan fokus yang luar biasa, kalau tidak akan sangat mudah sekali kehilangan bayangan yang kita miliki dalam imajinasi kita itu.
I choose to draw my own daughter when she was still about three years old. Her name is Manar, and she is 11 years old now. I took a picture of her after she woke up, when her hair was so huge like brocolli. This picture was so nice that I still have it in my mind until now, though I do not have to see it. This is the easiest way to try to draw without any sample image, use the best portrait that captured in mind for quiet a long time and deeply important for us.
Saya memilih menggambar anak saya sendiri ketika dia masih berumur sekitar tiga tahun. Namanya Manar dan dia sekarang sudah berusia 11 tahun. Saya mengambil foto dia ketika baru bangun tidur dan saat rambutnya sangat besar seperti brokoli. Foto ini sangat bagus dan saya masih terus menyimpannya di dalam benak hingga saat ini, walaupun saya tidak melihatnya. Ini adalah cara paling mudah untuk menggambar tanpa menggunakan contoh foto, gunakan foto terbaik yang terekam dalam ingatan dalam jangka waktu lama dan sangat penting bagi kita.
I use HB, 4B, 5B, 7B, and 8B pencils to draw as well as hard, medium, and soft charcoal. I have difficulties to draw her ear, in the beginning I draw it but then I lost my memory about her ears in detail, so I decided to remove her ears from my drawing. This is the process of the making:
Saya memakai pnsil HB, 4B, 5B, 7B, dan 8B untuk menggambar, begitu juga charcoal yang keras, medium, dan empuk. Saya memiliki masalah menggambar telinganya, awalnya saya gambar tetapi kemudian saya kehilangan bayangan bagaimana telinganya secara detil, jadi saya putuskan menghapus saja telinganya dari gambar saya. Inilah proses pembuatannya:
I hope you all like it and let’s try to draw something!
Semoga semua menyukainya dan mari kita mencoba menggambar!
Bandung, April 1st, 2018