Kita menyadari bahwa bahasa inggris merupakan bahasa yang paling umum dan hampir seluruh Negara didunia menggunakan bahasa tersebut. Seperti pada postingan saya sebelumnya “GLOBAL ENGLISH”, disitu pentingnya berbahasa inggris agar berbaur dengan seluruh pengguna steemit diunia. Namun belajar bahasa inggris itu tidak gampang, tidak bisa dalam sehari dua hari bahkan seminggu atau sebulan, kita dapat dengan lancer menulis dengan bahasa inggris. Dan terkadang kita terlalu memaksakan menggunakan google terjemahan untuk mengartikan tulisan kita dalam bahasa inggris agar postingan kita di steemit berbahasa inggris. Namun hal ini mengurangi nilai dari apa yang kita buat, terkadang bahkan kebanyakan terjemahan google tidak dapat dibaca dengan baik. Kenapa harus mengutamakan bahasa inggris?, kenapa tidak bahasa Indonesia?.
Ini juga meruakan pengalaman pribadi saya, saya terlalu memaksakan membuat postingan dalam bahasa inggris, agar banyak vote dan saya banyak dapat steem. Bahkan saya mencopy blog orang lain di google menjadi postingan saya, saya sangat malu disitu saya menjadi plagiat, mengambil milik orang lain. Namun saya tidak tau cara menghapus postingan tersebut, kalau ada dari teman-teman semua yang tau mohon bantuannya.
Selain saya banyak orang-orang disekeliling saya yang mempunyai akun steemit juga melakukan hal demikian, maksud saya memaksakan berbahasa inggris, bukan dibagian plagiatnya. Apa karena ingin banyak vote sebab lebih banyak pengguna yang berbahasa inggris?, menurut saya itu keliru vote kita dengan berbahas inggris juga tidak begitu banyak, yang vote pun juga orang kita, orang Indonesia, hanya beberapa dari warga asing. Dan yang saya lihat pun yang menjadi trending steemit vote nya hanya ribuan, dan saya rasa pengguna steemit di indonesia lebih dari itu, ya kita tau vote saja tidak cukup karena disitu steem power juga ambil andil, tapi yang vote trending tersebut juga orang Indonesia dengan steem power yang besar, lalu kenapa kita tidak memajukan Negara sediri.
Saya terningat postingan dengan judul “ Talkshow on Local Television Network” disitu di menceritakan pengalaman pertama dia tampil di tivi, dengan dua nara sumber yang lain
dan
dengan pembawa acara
. Namun bukan itu yang ingin saya sampaikan, disitu diceritakan bagai mana mula-mula mereka di steemit, dan susahnya harus berbahasa inggris karena masih sedikit pengguna dari Indonesia, namun sekarang sudah berbeda, sudah banyak pengguna dari Indonesia. Disitu juga dikatakan bagai mana steemit merubah pola pikir anak-anak muda serta steemit juga dapat mengankat perekonomian kita.
Dari situ saya berpikir kenapa kita warga Indonesia, yang bertanah air satu, bertumpah darah satu dengan satu bendera merah putih membudayakan postingan dengan dengan satu bahasa, bahsa Indonesia.
Karena yang dinilai bukan bahasanya tapi karya yang mengagumkan yang dapat dipahami artinya oleh orang lain, disitu baru kita mendapat penghargaan seerti seharusnya, tampa harus memaksakan tampa harus menyulitkan. Berkaryalah sehabat hebatnya dan tampa batas.
Mari bangga berbahas Indonesia, ayo menulis dalam bahasa Indonesia. Kita dapat bercermin dengan mantan presiden kedua kita pak Harto, beliau selalu berbahasa indonesia bukan beliau tidak bisa bahasa asing tapi beliau menjungjung tinggi Bahasa indonesia.